Wakasal: Universitas Hang Tuah Berperan Aktif dalam Pengembangan Kelautan Nasional

Jakarta, IDM - Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, mengatakan Universitas Hang Tuah berperan aktif dalam pengembangan kelautan nasional berdasarkan visi dan misi yang dimiliki.
Hal tersebut disampaikan Heri saat menghadiri acara Dalam acara tradisi pengukuhan 445 wisudawan sarjana lulusan 2022 Universitas Hang Tuah, di Surabaya, Sabtu (15/10).
Peran tersebut, kata Heri, dapat dilihat dari proses pembelajaran mata kuliah muatan lokal, yaitu ilmu pengetahuan, teknologi dan seni kelautan, diikuti dengan penelitian yang diarahkan pada pengembangan IPTEK kelautan serta berkelanjutan melaksanakan pendampingan masyarakat pesisir sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Perguruan tinggi memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pengembangan riset dan teknologi dalam pembangunan nasional.
"Hal tersebut telah diwujudkan oleh UHT, yang selama ini menunjukkan peran aktif secara konsisten dalam melaksanakan Tri Darma perguruan tinggi," ujar Heri, dikutip dari keterangan Dispenal, Senin (17/10).
Dalam kegiatan tersebut, Heri mewakili KSAL Laksamana TNI Yudo Margono bersama Rektor Universitas Hang Tuah (UHT) Supartono beserta jajaran Senat UHT. Heri mengukuhkan 38 Sarjana Magister S-2, 282 Sarjana S-1, dan 125 Sarjana Program Diploma-3 atau D3. (at)
Hankam

KSAD dan Pangkostrad Sambangi Mabes Polri, Ada Apa?
KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita didampingi Pangkostrad Letjen TNI Iwan Setiawan menyambangi Mabes Polri untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat koordinasi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































