TNI Perkuat Ketahanan Pangan lewat Panen Cabai di Wilayah Perbatasan

Jakarta, IDM – Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus melakukan pembinaan teritorial (binter). Kali ini, binter dijalankan oleh Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui Pos Dafala.
Satgas Pamtas bersama masyarakat memanen cabai bersama di Kampung Webua’a, Desa Dafala, Kabupaten Belu, Selasa (7/7).
Panen cabai yang dilakukan para prajurit TNI AD bersama masyarakat tidak hanya mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah, tetapi juga mempererat hubungan dengan warga di wilayah perbatasan.
Komandan Pos Dafala, Serka Gino Ari Wibowo, mengatakan bahwa kegiatan pembinaan teritorial dalam bentuk panen cabai menjadi komitmen Satgas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
Ia berharap, melalui kegiatan panen bersama ini dapat memberikan motivasi dan semangat kepada warga untuk terus memanfaatkan lahan pertanian secara produktif.
Baca Juga: Dunia Hadapi Krisis Hibrida, KSAL Beberkan Taktik Jaga Sumber Daya Laut RI
“Satgas akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang dapat meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di perbatasan,” kata Danpos dikutip dari Penerangan Kostrad, Rabu (8/7).
Kehadiran personel Pos Dafala tidak hanya membantu proses panen, tetapi juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu sumber penghasilan yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Hankam

TNI AD Siagakan Pasukan di Jakarta untuk Tangkal Ancaman yang Ganggu Stabilitas Negara
TNI Angkatan Darat memastikan pengerahan pasukan di Jakarta adalah bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman yang ganggu stabilitas negara. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































