TNI AU-US PACAF Perkokoh Interoperabilitas dan Kerja Sama Usai Berakhirnya Latma Cope West 2022

Malang, IDM - Sejumlah capaian berhasil diraih oleh TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan United State Pacific Air Force (US PACAF) usai menggelar Latihan Bersama (Latma) Cope West Mobility Air Force 2022 di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jumat (24/6).
"Sejumlah capaian dalam latihan, interoperabilitas, koordinasi, komunikasi dan kerja sama dalam perencanaan dan pelaksanaan latihan dapat terselenggara dengan sangat baik," ungkap Danlanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Zulfahmi dalam amanatnya saat secara resmi menutup Latma Cope West 2022.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa TNI AU-US PACAF telah membangun interoperabilitas dan kerja sama yang kuat. “Tujuan latihan dapat dicapai dengan optimal, yakni terwujudnya sharing ilmu pengetahuan dan pengalaman para peserta, khususnya pada manuver taktis mobilitas udara antara pesawat C-130 Hercules TNI AU dan US PACAF. Selain itu juga semakin eratnya hubungan baik kedua angkatan udara,” tambah Marsma Zulfahmi.
Apresiasi senada disampaikan oleh Ketua delegasi US PACAF Colonel Ian Feances di mana pihaknya menilai Cope West 2022 di Lanud Abd Saleh mencapai kesuksesan yang fantastis.

"Dari semua yang saya lihat, kegiatan ini mencapai kesuksesan yang fantastis. Latihan ini sungguh luar biasa, persahabatan yang terbangun sugguh luar biasa. Latihan yang mengedepankan keselamatan juga terlihat," ungkap Colonel Ian Feances.
Semua pihak disebutnya telah melakukan tugas sesuai bidangnya, untuk memastikan kedua angkatan udara dapat berperan dalam perdamaian regional dan kesejahteraan bagi semua orang. Ia juga turut mengungkapkan terima kasih kepada Skadron 32 yang telah menjadi tuan rumah Cope West 2022 dengan baik
"Terima kasih untuk keluarga besar Skadron 32 yang telah membagikan keahlian anda semua dan juga untuk menjadi tuan rumah yang luar biasa," tambahnya.
Mengutip pernyataan tertulis Dispenau, Low Pass tiga pesawat C-130 Hercules (2 C-130 TNI AU dan 1 C-130 US PACAF) melintas di atas lapangan upacara menandai ditutupnya Latma ini. Sebelum upacara penutupan, ditampilkan kemampuan seni bela diri prajurit Yonko 464 Pasgat dan penampilan Wara Lanud Abdulrachman Saleh dan seluruh peserta latihan yang memainkan tarian kolosal Gemu Famire. (yas)
Hankam

KSAD dan Pangkostrad Sambangi Mabes Polri, Ada Apa?
KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita didampingi Pangkostrad Letjen TNI Iwan Setiawan menyambangi Mabes Polri untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat koordinasi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































