HANKAM

PT PAL Gandeng Naval Group Prancis, Perkuat Penguasaan Teknologi Pemeliharaan Kapal Selam

Kapal selam kelas Nagapasa
Kapal selam kelas Nagapasa, KRI Nagapasa-403 berlayar mengarungi perairan RI. (Foto: Dok. Wikimedia)

Jakarta, IDM – PT PAL Indonesia meneken kerja sama dengan galangan kapal asal Prancis, Naval Group, untuk menggarap perawatan dan perbaikan kapal selam atau Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO). Kolaborasi ini digeber demi mendongkrak penguasaan teknologi pertahanan bawah air domestik.

Kesepakatan tersebut diteken dalam ajang Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Selasa (27/10). Langkah ini sekaligus membuka ruang transfer teknologi bagi para insinyur dan teknisi lokal agar makin mumpuni merawat alutsista strategis matra laut.

Baca Juga: Brigjen TNI Vivin Alivianto Resmi Jabat Inspektur Kopassus

Direktur Produksi PT PAL Diana Rosa mengatakan, penguasaan kemampuan MRO kapal selam menjadi fondasi penting untuk melepas ketergantungan dari luar negeri.

Direktur Produksi PT PAL Diana Rosa
Direktur Produksi PT PAL Diana Rosa bersama perwakilan Naval Group menunjukkan dokumen nota kesepahaman usai penandatanganan kerja sama pemeliharaan kapal selam dalam ajang DTIIF 2026 di Jakarta, Selasa (27/10). (Foto: Dok. PT PAL)

"Melalui kolaborasi dengan Naval Group, kami berharap dapat memperkuat keahlian teknis dan kompetensi SDM Indonesia, sehingga PT PAL semakin mampu mendukung kesiapan operasional TNI AL sekaligus membangun kemampuan pemeliharaan kapal selam di dalam negeri," ujar Diana melalui keterangan tertulis, dikutip Rabu (28/10).

Penguatan kapasitas bengkel kapal selam ini mendesak lantaran Indonesia mengoperasikan berbagai alutsista bawah air dengan spesifikasi tinggi, mulai dari kelas Type 209 hingga kelas Nagapasa. Selama ini, perbaikan berat kapal selam menuntut tingkat kerumitan tinggi pada lambung tekan serta sistem persenjataan.

Baca Juga: TNI AU Optimalkan Kemampuan Helikopter EC-120B Colibri sebagai Ambulans Udara

Sebelumnya, PT PAL sendiri sudah punya rekam jejak dalam pengerjaan overhaul atau pemeliharaan berat pada KRI Cakra-401. Perbaikan tersebut meliputi bagian badan tekan, sistem mekanik, kelistrikan, sensor, navigasi, hingga sistem persenjataan.

Bekas pengalaman panjang itulah yang kini didorong untuk ditingkatkan lewat kemitraan bersama Naval Group. PT PAL memproyeksikan kerja sama ini dapat memperkuat fasilitas rekayasa di dalam negeri agar proses pemeliharaan armada bawah air TNI AL sepenuhnya mandiri ke depannya.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.