PT PAL Indonesia meneken kerja sama dengan galangan kapal asal Prancis, Naval Group, untuk menggarap perawatan dan perbaikan kapal selam atau Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO). Kolaborasi ini digeber demi mendongkrak penguasaan teknologi pertahanan bawah air domestik.
Pabrikan pertahanan asal Prancis, Naval Group, menerapkan standar pengujian tanpa cacat (zero-defect) pada sistem tempur kapal selam Scorpene Evolved pesanan pemerintah Indonesia. Seluruh perangkat komputasi wajib lolos uji fungsi total di fasilitas pabrik sebelum dikirim untuk digunakan TNI AL.
Pembangunan dua kapal selam Scorpene Evolved pesanan TNI Angkatan Laut terus memperbarui standar teknologinya. Pabrikan asal Prancis menyematkan sistem kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) ke dalam pusat kendali bawah air untuk membantu awak kapal memproses data pertempuran secara instan.
Proyek pembangunan dua kapal selam Scorpene Evolved untuk TNI AL terus berjalan di galangan kapal dalam dan luar negeri. Industri pertahanan asal Prancis memastikan penggarapan sistem kendali tempur utama saat ini masih berada dalam koridor penyesuaian spesifikasi.
Kepastian pembelian peluru kendali (rudal) antikapal Exocet SM39 untuk dua unit kapal selam Scorpene Evolved milik TNI AL diprediksi baru rampung pada awal 2027. Produsen pertahanan asal Prancis, MBDA, menyebut kepastian kontrak pengadaan senjata tersebut sepenuhnya mengikuti ritme keputusan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
Galangan kapal dalam negeri, PT PAL Indonesia, bersama perusahaan asal Prancis, Naval Group, sedang membangun dua unit kapal selam Scorpene Evolved untuk TNI Angkatan Laut. Pembangunan dilakukan di galangan PT PAL, Surabaya, Jawa Timur.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali membeberkan pemeliharaan dan perawatan (harwat) kapal selam Scorpene Evolved bakal jauh lebih mudah. Kemudahan ini didorong oleh penguatan fasilitas galangan PT PAL Indonesia serta alih teknologi dari galangan Naval Group, Prancis.
Kapal selam merupakan salah satu instrumen strategis paling penting dalam pertahanan maritim modern. Namun, bagi Indonesia sebagai negara kepulauan, pembangunan kapal selam tidak hanya berbicara mengenai penambahan alutsista, melainkan juga tentang penguasaan teknologi, pengembangan sumber daya manusia, dan kemandirian industri pertahanan nasional.
PT PAL Indonesia membuka akses bagi media nasional untuk menyaksikan langsung progres pembangunan Kapal Selam Scorpene Republik Indonesia (SRI) di galangan Surabaya, Kamis (2/7).
Proyek kapal selam canggih Scorpene Evolved untuk TNI AL memasuki babak baru. PT PAL Indonesia dan galangan kapal asal Prancis, Naval Group, resmi memulai tahapan pra-produksi.