HANKAM

Pesan KSAD untuk Istri Perwira TNI

Pesan KSAD untuk Istri Perwira TNI
(Dok Dispenad)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman resmi menutup Pendidikan Reguler (Dikreg) LXII Seskoad Tahun 2022 di Bandung, Rabu, (28/9). Pada kesempatan itu Dudung berpesan kepada 274 mantan Perwira siswa (Pasis) dan juga untuk para istri mantan Pasis tersebut.

Kepada para Pasis Dudung berpesan agar menjadi pemimpin yang menebar kebaikan kepada anak buah dan masyarakat.

“Kalian dibentuk untuk menjadi calon pemimpin yang tangguh dan bisa diandalkan oleh TNI Angkatan Darat, yaitu pemimpin yang dicintai anak buahnya, menebarkan kebaikan kepada anak buah dan masyarakat, serta selalu berada di tengah-tengah anggota,” kata Dudung.

Ia pun berharap ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh mantan Pasis selama tujuh bulan mengikuti pendidikan di Seskoad ini agar diimplementasikan di lapangan, dengan mengembangkan imajinasi, inovasi, visi dan misi, serta melakukan terobosan-terobosan untuk kemajuan TNI AD.

(Dok Dispenad)

“Karena kualitas kalian akan dilihat dari apa yang kalian lakukan dan kerjakan bagi TNI Angkatan Darat,” ujarnya.

Berikutnya kepada para istri mantan Pasis yang hadir dalam acara penutupan itu, agar mengutamakan tugas sebagai istri dalam menjaga keluarga, sehingga suami dapat bertugas dengan baik di satuan.

“Para istri dan keluarga memiliki andil dalam keberhasilan suami, untuk itu para istri juga harus mampu menjadi contoh dan teladan sehingga dapat diterima serta menjadi panutan ibu-ibu anggota,” tegasnya.

Diakhir sambutannya, Jenderal Dudung mengharapkan agar mantan Pasis Dikreg LXII Seskoad yang terdiri dari 241 Pasis TNI AD, 2 Pasis TNI AL, 2 Pasis TNI AU, 19 Pasis Polri dan 10 Pasis Negara Sahabat (Bangladesh, India, Pakistan, Thailand, Malaysia, Singapura, Australia, Philipina, Arab Saudi dan Fiji) untuk tetap menjaga silaturahmi dan persahabatan yang telah terjalin sebagai modal sinergi dan kerja sama yang baik di masa yang akan datang.

Pada penyelenggaraan Dikreg Seskoad kali ini, Mayor Inf Gerry Heikal Cholid dari Pasis TNI AD menjadi lulusan dengan predikat terbaik dan menerima Piala Virajati, medali dan piagam penghargaan. Sedangkan, untuk lulusan dengan predikat terbaik dari Pasis Negara Sahabat diraih oleh Major Inf Vincent Goh Cheng Feng asal Singapura. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Kapolri, KSAD dan Pangkostrad

KSAD dan Pangkostrad Sambangi Mabes Polri, Ada Apa?

KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita didampingi Pangkostrad Letjen TNI Iwan Setiawan menyambangi Mabes Polri untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat koordinasi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.