Pangkoarmada II Tinjau Fasilitas Simulator Kapal Selam Koopskasel

Jakarta, IDM - Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI TSNB Hutabarat, didampingi didampingi Komandan Komando Operasi Kapal Selam (Dankoopskasel) Koarmada RI Laksma TNI Agus Indra Wijaya, meninjau simulator kapal selam yang berlokasi di Komando Latihan Koarmada II, Surabaya, Selasa (18/10).
Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Rabu (19/10), TSNB Hutabarat dan Agus serta para pejabat utama juga berdiskusi tentang sarana dan prasarana yang akan dikembangkan Koopskasel untuk mendukung prajurit kapal selam lebih profesional sekaligus kesiap-siagaan prajurit mengawaki alutsista kapal selam dalam operasi.
Setelah melakukan diskusi, TSNB Hutabarat dan pejabat utama melaksanakan peninjauan simulator Koopskasel, yaitu Submarine Control Simulator (SCS), Submarine Comand Team Trainer (SCTT) dan Submarine Sonar Simulator (SSS).
Saat peninjauan tersebut, TSNB Hutabarat menyaksikan demo penembakan dari simulator SCTT oleh prajurit Koopskasel.
Turut hadir dalam kegiatan peninjauan tersebut, yakni Kaskoarmada II, Komandan Guspurla Koarmada II, Komandan Kolat dan Komandan Satuan Kapal Selam Koarmada II. Sedangkan Dankoopskasel didampingi Dirrena, Dirops, Dirlog dan Komandan Puslatkasel. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































