Pangdam III/Slw Sambut Baik Keinginan BRIN Fasilitasi Riset Nikuba

Jakarta, IDM - Pangdam III/Siliwangi (Slw) Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo menyambut baik pihak-pihak yang memberi fasilitasi riset untuk Nikuba (alat yang diklaim mampu 'menyulap' air menjadi bahan bakar) termasuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan bakal memberi fasilitas untuk riset Nikuba.
"Harusnya begitu (menyambut baik). Kita mensupport apa yang menjadi potensi lokal. Mengingat juga kita harus mendorong potensi lokal ini untuk membangun lokalnya sendiri dulu," kata Kunto di Kabupaten Bogor, Jawa Barat seperti dikutip dari detik, Kamis (6/7).
"Jadi saya selakuPangdam sebetulnya semua bidang yang ada di potensi wilayah kita support. Kalau kebetulan Babinsa saya kekurangan, kemudian sarananya sulit segala macam, masyarakat yang punya potensi saya komunikasikan," lanjutnya.
Baca Juga: Jelang Kedatangan Marinir Korea Selatan, Yonbekpal 1 Marinir Berlatih Organisasi Logistik Pantai
Diketahui, BRIN bakal menyediakan fasilitas riset untuk penemu nikuba, alat pengubah air menjadi bahan bakar. BRIN sudah mengirimkan tim untuk melihat hal tersebut namun tim masih perlu riset lanjutan.
"Nikuba sudah kita ketahui sejak tahun lalu kami sudah mengirimkan tim ke sana untuk melihat itu dan memang pada saat itu dari asesmen tim masih perlu ada riset lanjutan," kata Kepala BRIN Laksana Tri Handoko di KST Soekarno BRIN, Cibinong, Bogor, Rabu (5/7).
Secara prinsip, menurut Laksana, BRIN kini berbeda dengan dulu. Sebab, BRIN memiliki semua fasilitas untuk menyediakan fasilitas bagi semua periset di Tanah Air, baik kampus, komunitas, maupun personal seperti pengembang Nikuba.
Baca Juga: Prabowo Serahkan Pesawat Canggih C-130J Super Hercules Kedua untuk TNI AU
"Secara prinsip setelah adanya BRIN beda dengan dulu, dulu APBN kita mengurus ini kita, BRIN ini kan ada semua fasilitas kita sediakan untuk seluruh periset di Tanah Air, baik itu di kampus dan juga komunitas personal individu seperti yang develop nikuba," ujarnya.
Nikuba adalah alat yang diklaim mampu mengubah air menjadi bahan bakar, Nikuba, bikinan Aryanto Misel dari Cirebon. Nikuba ini telah dibawa ke Italia. TNI menyebut pihak pabrikan otomotif telah mengadakan perjanjian kerja sama (PKS) dengan pihak Nikuba.
"Perjanjian kerja sama dengan perusahaan penyedia sumber energi bagi Ferrari dan Lamborghini," kata Kepala Penerangan Kodam III Siliwangi, Kolonel Inf Adhe Hansen, kepada detik, Selasa (4/7).
Baca Juga: Bell-412 dari Wing Udara 2 Puspenerbal Dukung Pelaksanaan Helideck Party
Aryanto Misel dan tim telah berangkat ke Italia, salah satunya ke Milan, dari Indonesia pada 16 Juni lalu, dan presentasi ke pihak pabrikan otomotif pada 18 Juni lalu di Milan. Ayanto Misel bakal pulang ke Indonesia pada Rabu (5/7) besok.
"Besok Pak Aryanto menghadap Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo. Itu Nikuba Kodam III/Siliwangi," ujar Adhe Hansen. (rr)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































