Menhan Prabowo: Produksi Alutsista PT DI Harus Meningkat

Bandung, IDM - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo menghadiri serah terima 1 Unit Pesud CN235 MPA dan 2 Unit Helikopter AKS di Hanggar Aircraft Services PT Dirgantara Indonesia (PT DI), Bandung, Rabu (15/6). Penyerahan Alutsista tersebut dilakukan oleh Direktur Utama (Dirut) PT DI Gita Amperiawan kepada Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan selanjutnya diserahkan kepada pihak TNI AL. Ketiga pesawat tersebut nantinya akan digunakan untuk patroli maritim dan antikapal selam.
Dalam sambutannya, Menhan Prabowo berharap PT DI dapat terus memperbaiki kinerja dan meningkatkan efisiensi. “Ke depan produksi perusahaan harus meningkat, dan Presiden sudah merestui rencana kita ke depan. Dalam lima tahun ke depan, kita harus produksi minimal 20 CN235, kemudian (N) 219 juga sudah kita memberi pesanan dari Kementerian Pertahanan, (NC) 212 untuk tiga angkatan,” katanya.
Prabowo mengatakan, beberapa bulan ke depan pihaknya akan memproduksi pesawat tempur bersama negara Korea Selatan. Selanjutnya, ditargetkan pada tahun 2023 dapat melakukan penerbangan pertamanya. “PT DI akan mempunyai kemampuan produksi pesawat tempur. PT DI punya tugas berat dan akan merintis kerja sama dengan berbagai pihak dari beberapa negara lain. Kita optimis melihat perkembangan PT DI,” kata Prabowo.
Menhan Prabowo juga menekankan kinerja manajemen harus efisien sesuai dengan praktek-praktek terbaik di dunia. “Saya ucapkan selamat seluruh karyawan PT DI, wajah PT DI sekarang wajah optimis, cerah dan wajah yang pantas untuk perusahaan yang teknologi tinggi,” jelasnya.
“Indonesia butuh merebut teknologi tinggi untuk kelangsungan hidup bangsa kita, karena negara kepulauan tergantung udara dan maritim,” tutup Menhan Prabowo.
Hankam

KSAD dan Pangkostrad Sambangi Mabes Polri, Ada Apa?
KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita didampingi Pangkostrad Letjen TNI Iwan Setiawan menyambangi Mabes Polri untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat koordinasi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































