Menhan Prabowo Lakukan Courtesy Call dengan Menhan Kamboja di Sela Penyelenggaraan ADMM Ke-16

Phnom Penh, IDM – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Prabowo Subianto melakukan Courtesy Call dengan Wakil Perdana Menteri dan juga menjabat sebagai Menhan Kamboja General Samdech Pichey Sena Tea Banh, di Kompleks Utama Kementerian Pertahanan Nasional Kamboja, Phnom Penh, Selasa (21/6). Courtesy Call tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda kegiatan pertemuan Menteri Pertahanan Se-ASEAN, ASEAN Defense Ministers’ Meeting (ADMM) ke-16 yang tahun ini digelar di Kamboja.
Mengawali sambutannya, Menhan Prabowo menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh jajaran Menteri Pertahanan beserta Angkatan Bersenjata Kamboja.

Mantan Danjen Kopassus ini menegaskan pihaknya siap bekerja sama dengan Angkatan Bersenjata Kamboja, di antaranya melalui pertukaran perwira kedua negara dan kesempatan menempuh pendidikan bagi personel Angkatan Bersenjata Kamboja di Unhan RI.
“Kami siap mendukung saudara-saudara kami di Kamboja. Melakukan kunjungan antar perwira kita (Indonesia) ke Kamboja, perwira Kamboja ke Indonesia. Kami juga membuka kesempatan bagi mahasiswa dari Angkatan Bersenjata Kamboja yang ingin belajar di Universitas Pertahanan kami” ungkap Menhan Prabowo.
Menhan Prabowo menjelaskan bahwa strata S-1 Unhan RI memiliki empat fakultas yakni Fakultas Kedokteran Militer, Farmasi Militer, MIPA Militer, dan Teknik Militer, di mana lama pendidikan yang harus ditempuh yaitu 4 tahun dengan beasiswa penuh. (nhn/yas)
Hankam

KSAD dan Pangkostrad Sambangi Mabes Polri, Ada Apa?
KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita didampingi Pangkostrad Letjen TNI Iwan Setiawan menyambangi Mabes Polri untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat koordinasi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































