Menhan Prabowo Hadiri Peringatan HUT ke-76 Bhayangkara

Semarang,IDM - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto menghadiri upacara peringatan HUT Ke-76 Bhayangkara yang digelar di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (5/7).
Presiden Joko Widodo bertindak sebagai inspektur upacara yang diikuti oleh 1.996 personel pasukan upacara.
Peringatan HUT Korps Bhayangkara tahun ini mengambil tema "Polri yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh - Indonesia Tumbuh".

Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyinggung perihal pendekatan yang akan diterapkan di Papua.
Puncuk pimpinan Polri mengatakan Polri mengubah pola operasi dengan mengedepankan pendekatan soft approach dengan adanya percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua.
Sejumlah pendekatan soft approach akan dilakukan melalui pembangunan pendidikan, kesehatan, keagamaan, perekonomian, kebudayaan, dialog, serta dengan mendorong program pembinaan masyarakat (Binmas) Noken.
Hankam

Penertiban Bendera di Aceh Tewaskan Warga, TNI AD: Kami Pakai Peluru Hampa dan Karet Peluru Hampa dan Karet
TNI AD menyatakan tindakan pengamanan saat penertiban Bendera Bulan Bintang di Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, menggunakan peluru hampa dan karet setelah massa anarkis. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu warga tewas serta belasan warga dan prajurit luka-luka.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































