Lagi, Satgas Pamtas Gelar Patroli Gabungan dengan Tentera Diraja Malaysia

Jakarta, IDM - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-MLY Yonif 645/Gty kembali menggelar patroli gabungan bersama Unit Rejimen 4 KAD Tentera Diraja Malaysia (TDM) di jalur sektor kanan PLBN Entikong, sektor barat Kalimantan Barat dengan garis perbatasan negara Malaysia.
Dalam keterangan resminya diterima Kamis, (15/9) Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/GTY Letkol Inf Hudallah mengatakan patroli gabungan ini dilakukan untuk meningkatkan pengawasan di garis perbatasan negara, terutama pada titik perbatasan darat antara Provinsi Kalimantan Barat dengan Sarawak Malaysia.
“Patroli gabungan terhadap pengawasan garis perbatasan negara Kalbar-Sarawak sektor barat ini melibatkan empat Pos Gabungan Bersama (Gabma) dimana kedudukan tempatnya di Entikong-Tebedu dan Sajingan-Biawak," katanya.
Patroli gabungan dilakukan secara terjadwal, sejak diaktifkan kembali Pos gabungan bersama Satgas Pamtas TNI AD dengan personil dari Unit Rejimen 4 KAD Malaysia pada pertengahan bulan Agustus lalu.
Tujuan utama dari kegiatan patroli bersama ini adalah hubungan kerjasama bilateral antar kedua negara Indonesia dan Malaysia, di samping itu juga fokus terhadap pengamanan wilayah perbatasan yakni terhadap patok batas negara, aktivitas warga masyarakat yang berada di garis perbatasan, dan juga peningkatan komunikasi pengamanan lintas perbatasan dari TNI AD dan TDM terhadap masuknya barang-barang ilegal. (rr)
Hankam

Penertiban Bendera di Aceh Tewaskan Warga, TNI AD: Kami Pakai Peluru Hampa dan Karet Peluru Hampa dan Karet
TNI AD menyatakan tindakan pengamanan saat penertiban Bendera Bulan Bintang di Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, menggunakan peluru hampa dan karet setelah massa anarkis. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu warga tewas serta belasan warga dan prajurit luka-luka.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































