KSAU Tegaskan Peran PPPAU sebagai Pemersatu Keluarga Besar TNI AU

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pertama Persatuan Putra Putri Angkatan Udara (PPPAU) yang bertajuk “PPPAU Bangkit dan Solid Bersinergi” di Gedung Roesmin Noerjadin Koopsud I, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (7/1).
Fadjar menegaskan, eksistensi PPPAU menjadi signifikan pasalnya sebagai organisasi non-politik, PPPAU dapat menjadi pemersatu dan perekat tali silaturahmi keluarga besar TNI AU.
Rapat kerja yang baru pertama kali digelar ini menjadi langkah bersejarah dan memiliki nilai penting untuk menetapkan sasaran organisasi ke depan.
Rakernas yang digelar selama dua hari ini akan membahas sejumlah agenda, di antaranya penyempurnaan AD/ART sebagai evaluasi program kerja 2022, penyusunan program kerja 2023, pengembangan dan restrukturisasi organisasi, serta penyempurnaan pedoman organisasi.
Sebagai pembina PPPAU, KSAU menyebut organisasi ini telah berada pada arah yang tepat dan tumbuh semakin maju. Untuk itu, ia berpesan agar nantinya organisasi ini dapat selalu berinovasi melalui beragam ide konstruktif, khususnya dalam bidang sosial-ekonomi.
Baca: KSAD Prioritaskan Masyarakat Daerah Terpencil untuk Jadi Prajurit TNI AD
“Untuk membangun pondasi networking, organisasi ini telah melaksanakan pengembangan melalui pembentukan dan pelantikan pengurus cabang di beberapa daerah di Indonesia,” jelas KSAU seperti dikutip dari keterangan Dispenau, Minggu (8/1). (yas)
Hankam

KSAD dan Pangkostrad Sambangi Mabes Polri, Ada Apa?
KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita didampingi Pangkostrad Letjen TNI Iwan Setiawan menyambangi Mabes Polri untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat koordinasi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































