KSAU Salat Idul Adha di Lanud Halim Perdanakusuma

Jakarta,IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo melaksanakan salat Idul Adha 1443 H di apron Skadron Udara 45 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (10/7). Selain KSAU, salat Idul Adha ini juga diikuti oleh Pangkoopsudnas, Pangkoopsud II, Danlanud Halim Perdanakusuma, ribuan jamaah Lanud Halim Perdanakusuma dan sekitarnya.
Kolonel Sus Nurudin dari Pusbintal TNI bertindak sebagai imam dan penceramah, di mana ia menjelaskan hakikat Idul Adha adalah ketaatan seorang hamba, dalam hal ini dicontohkan oleh Nabi Ibrahim A.S dan Nabi Ismail A.S, kepada Allah SWT.
“Ketaatan dalam berkurban akan melahirkan sikap kepedulian sosial dan empati kepada sesama. Ketaatan dalam berqurban juga sebagai bentuk penyembelihan ego manusia, sehingga rezeki yang dimiliki penuh keberkahan,” ungkap Kolonel Sus dalam ceramahnya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa hakikat qurban adalah bentuk peduli dan empati umat Islam kepada sesama yang lemah, fakir, dan miskin, sehingga menjadi insan yang diberkahi.
Mengutip keterangan ¬Dispenau, panitia Idul Adha Lanud Halim Perdanakusuma, dalam laporannya menyampaikan telah terkumpul 62 ekor sapi dan 309 ekor kambing yang berasal dari puluhan masjid di kawasan Lanud Halim Perdanakusuma pada Idul Adha tahun ini. (yas)
Hankam

KSAD dan Pangkostrad Sambangi Mabes Polri, Ada Apa?
KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita didampingi Pangkostrad Letjen TNI Iwan Setiawan menyambangi Mabes Polri untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat koordinasi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































