KSAD Ingatkan Jaga Nama Baik TNI AD dan Indonesia Saat Laksanakan Tugas

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberikan pesan kepada prajurit Batalyon Infanteri Mekanis Raider 413/Bremoro yang akan berangkat ke Lebanon Selatan sebagai pasukan perdamaian PBB.
“Jaga nama baik TNI Angkatan Darat, nama baik TNI, dan Bangsa Indonesia, serta berbuatlah yang terbaik. Dengan demikian, kalian akan disegani dan dihormati di mana pun kalian bertugas dan berada,” pesan Dudung di Kodam IV/Diponegoro, Jawa Tengah, Jumat (14/7).
Baca Juga: Taifib Marinir Unjuk Kemampuan Rubber Duck Operation di Bali
Prajurit TNI khususnya TNI Angkatan Darat, jelas Dudung, selama ini selalu berhasil dalam penugasan misi perdamaian dunia.
"Hal ini dikarenakan keberadaan prajurit TNI/TNI Angkatan Darat sangat disegani, serta dikenal senantiasa bekerja secara profesional, sehingga diakui kontribusinya oleh dunia internasional," terangnya.
Baca Juga: Hadiri RIAT 2023, KSAU Gelar Pertemuan Bilateral dengan Sejumlah Pimpinan Angkatan Udara
Keberhasilan tugas misi perdamaian dunia tidak terlepas dari cara-cara prajurit TNI dalam mengedepankan pendekatan pembinaan teritorial yang humanis, sehingga dapat diterima di negara mana pun ia ditugaskan.
"Di mana pun prajurit TNI ditugaskan dalam misi perdamaian dunia, kita selalu diterima dengan baik, dan tugas berhasil dengan baik pula. Ini merupakan sebuah prestasi yang patut kita jaga," pesan Dudung. (nhn)
Hankam

Penertiban Bendera di Aceh Tewaskan Warga, TNI AD: Kami Pakai Peluru Hampa dan Karet Peluru Hampa dan Karet
TNI AD menyatakan tindakan pengamanan saat penertiban Bendera Bulan Bintang di Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, menggunakan peluru hampa dan karet setelah massa anarkis. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu warga tewas serta belasan warga dan prajurit luka-luka.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































