KSAD Bangga Petinju Angkatan Darat Sabet Juara Internasional

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman bangga atas prestasi Sersan Satu (Sertu) Ghalatry Sonny yang berhasil meraih Sabuk Asian Boxing Federation (ABF) dan Sabuk Emas KSAD, setelah dinyatakan menang angka mutlak atas petinju asal Thailand Chanon Sankam pada Kejuaraan Tinju Internasional ABF Kelas Bulu Junior 55,3 Kg yang digelar di Gedung Balai Sarbini Jakarta Selatan, Jumat, (16/9).
Dudung pun menyematkan langsung sabuk emas KSAD kepada Sertu Ghalatry Sonny MS yang berasal dari Kodam III/Siliwangi.
Dengan kemenangan ini catatan rekor Ghalatry menjadi 6 kali menang dan 7 kali kalah (6-7-0, 3 KO) semenjak terjun ke dunia tinju profesional di tahun 2015.
"Gelar kejuaraan tinju internasional yang diikuti oleh petinju-petinju dari tiga negara di kawasan Asia Tenggara ini, merupakan salah satu upaya untuk membangkitkan dunia tinju Indonesia agar bisa bergairah dan bersemangat kembali dan juga menjadi arena untuk melahirkan petinju-petinju tangguh, andal dan bermental juara, yang kedepannya dapat tampil di level yang lebih tinggi dan bergengsi yang bisa mengharumkan nama Indonesia,” kata Dudung dalam sambutannya.
Hal yang sama diungkapkan H. Welly Koto, promotor tinju tersebut. Ia pun senang petinju Indonesia yang menang, sehingga petinju Angkatan Darat ada yang menyandang gelar juara internasional.
Selain partai Tinju Internasional ABF Kelas Bulu Junior 55,3 Kg, kejuaraan tinju internasional ini juga menampilkan partai tinju memperebutkan Sabuk World Boxing Council (WBC) Asia Continental dan lima partai tinju perebutan tingkat nasional serta partai-partai tinju non title versi Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) Pusat. (rr)
Hankam

Penertiban Bendera di Aceh Tewaskan Warga, TNI AD: Kami Pakai Peluru Hampa dan Karet Peluru Hampa dan Karet
TNI AD menyatakan tindakan pengamanan saat penertiban Bendera Bulan Bintang di Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, menggunakan peluru hampa dan karet setelah massa anarkis. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu warga tewas serta belasan warga dan prajurit luka-luka.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































