Kapusjianstralitbang TNI: CUES dan GAME Instrumen Penting untuk Menjaga Keamanan Regional

Jakarta, IDM - Kepala Pusjianstralitbang TNI Brigjen TNI A.Z.R. Dondokambey, menyampaikan Code For Unplanned Encounters At Sea (CUES) dan Guidelines For Air Military Encounters (GAME) sebagai instrumen dalam hubungan Internasional untuk menekan, mencegah, atau menyelesaikan ketidakpastian di antara negara yang berpotensi bermasalah.
Dondokambey menjelaskan, pentingnya CUES dan GAME untuk mengatur permasalahan kapal dan pesawat militer antara kedua negara agar tidak meningkatkan ketegangan, dan sebagai penegasan komitmen penyelesaiab perselisihan melalui cara damai tanpa menggunakan ancaman dan kekuatan, sesuai prinsip-prinsip hukum Internasional, termasuk Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS).

"CBMs dirancang untuk mencegah eskalasi permusuhan dan membangun rasa saling percaya, sehingga pelaksanaan CBMs menjadi suatu keharusan demi tercapainya stabilitas keamanan regional", tegas Dondokambey, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (22/7).
Workshop Track II Network of ASEAN Defence and Security Institutions (NADI) Singapura yang digelar selama 20-21 Juli ini dihadiri 13 lembaga think-tank pertahanan dari 10 negara anggota ASEAN, dengan Singapura sebagai tuan rumah dan diselenggarakan oleh S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Nanyang Technological University (NTU).
Sekretaris Jenderal ASEAN, Ambassador Ong Keng Yong, yang kini menjabat Executive Deputy Chairman, RSIS, bertindak sebagai Ketua Sidang (Chairman) dalam workshop yang digelar secara virtual lewat video teleconference ini. (at)
Hankam

KSAD dan Pangkostrad Sambangi Mabes Polri, Ada Apa?
KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita didampingi Pangkostrad Letjen TNI Iwan Setiawan menyambangi Mabes Polri untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat koordinasi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































