HANKAM

Hadapi Pendemo di Jayapura Danrem 172/PWY Gunakan Komunikasi Lewat Pinang

Hadapi Pendemo di Jayapura Danrem 172/PWY Gunakan Komunikasi Lewat Pinang
Komunikasi Pinang yang dilakukan Danrem 172/PWY saat menghadapi massa pendemo di Jayapura. (Dispenad)

Jakarta, IDM - Menghadapi para pendemo di aksi unjuk rasa tidaklah selalu dengan bertindak arogan tetapi bisa dilakukan secara persuasif dan humanis. Hal inilah yang ditunjukkan Danrem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring saat menghadapi massa pendemo di aksi Save Gubernur Papua Lukas Enembe" di Kota Jayapura, Selasa, (20/9).

Terlihat Brigjen Sembiring turun langsung membagikan pinang dan minuman gratis yang dibeli dari nama-mama Papua yang berjualan di sekitar pusat demo tersebut.

Brigjen Sembiring menuturkan bahwa aksi demo yang dilakukan sejauh ini berjalan dengan kondusif dan damai.

“Saya sebut demo ini demo happy, tadi sambil memonitor jalannya aksi demo, saya melihat mama-mama Papua yang berjualan di emperan-emperan toko yang tutup karena adanya demo ini. Jadi kita borong semua dagangan mereka, lalu kita bagi-bagikan kepada para pendemo,” ujarnya.

Lanjutnya apa yang dilakukannya adalah sebagai bentuk kepedulian kepada mama-mama Papua yang terus bersemangat berjualan dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

“Kita sebut saja ini adalah rezeki bagi mama-mama yang berjalan di tengah aksi demo. Dagangannya habis dan bisa pulang cepat,” jelasnya.

Sembiring mengungkapkan, pinang yang diberikan juga merupakan sarana komunikasi dengan para pendemo.

“Di papua ini, pinang kita sebut sebagai permennya orang Papua, lebih dari itu pinang juga berfungsi sebagai pencair komunikasi,” ungkapnya.

Lebih jauh terkait dengan aksi demo hari ini, Danrem menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak sehingga aksi massa hari ini dilakukan dengan aman dan tertib.

“Sore ini seluruh aktivitas kota sudah berjalan dengan normal dan tidak ada yang rusuh, ini semua berkat kerjasama daripada rekan-rekan kita yang telah melakukan aksi dan juga sinergi dari pihak Kepolisian dengan TNI termasuk TNI AU dan TNI AL. Mudah-mudahan aksi hari ini bisa menjadi cerminan agar dapat menjaga situasi tetap kondusif,” harap Danrem.

Sementara itu salah satu pedagang mama Papua, Belandina, menyampaikan terima kasih kepada Danrem yang telah memborong seluruh dagangannya.

“Puji Tuhan, kami mama-mama yang berjualan di sini senang sekali, dagangan kami semuanya habis dibeli bapak Danrem. Terima kasih kepada bapak Danrem dan anggotanya. Tuhan memberkati,” ujar Belandina. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Kapolri, KSAD dan Pangkostrad

KSAD dan Pangkostrad Sambangi Mabes Polri, Ada Apa?

KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita didampingi Pangkostrad Letjen TNI Iwan Setiawan menyambangi Mabes Polri untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat koordinasi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.