6 Pati TNI AU Naik Pangkat, Salah Satunya Jabat Komandan Kodiklatau

Jakarta, IDM - Sebanyak 6 perwira tinggi TNI Angkatan Udara (Pati TNI AU) mendapat kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi sesuai dengan surat perintah Panglima TNI nomor Sprin/2527/XII/2023 tanggal 11 Desember 2023.
Dari keenam Pati TNI AU itu, 2 di antaranya berhak menyandang pangkat bintang 2 atau Marsekal Muda (Marsda) untuk jabatan Komandan Kodiklatau (Dankodiklatau) dan Aspers KSAU.
Baca Juga: KSAD: Kita Melakukan Konsep Pertahanan dengan Perlawanan Rakyat Semesta
Sementara itu, 4 perwira lainnya merupakan Kolonel yang berhasil naik bintang menjadi Marsekal Pertama (Marsma). Mereka kemudian akan menempati jabatan seperti Komandan Lanud Suryadarama, Dankosek I Koopsud I, Dankosek III Koopsud III, serta Pati Sahli KSAU Bidang Kersalem.
Melansir keterangan Puspen TNI, Sabtu (16/12), daftar nama keenam perwira tinggi TNI AU itu adalah Marsdya TNI Arief Mustofa (Dankodiklatau), Marsda TNI Mohammad Syafii (Aspers KSAU), dan Marsma TNI Sapuan (Danlanud Suryadarma).
Selanjutnya, terdapat nama Marsma TNI Jajang Setiawan (Dankosek I Koopsud I), Marsma TNI Sigit Gatot Prasetyo (Dankosek III Koopsud III), serta Marsma TNI Triastuti Widyaningrum (Pati Sahli KSAU Bid. Kersalem).
Baca Juga: Aslog KSAU: Angkatan Udara Modern Butuh Logistik yang Kuat
Selain keenam Pati TNI AU, surat keputusan yang sama juga merinci 11 Pati TNI lainnya yang berhak mendapat kenaikan pangkat, di antaranya 10 Pati TNI AD serta 1 Pati TNI AL.
Belasan Pati TNI tersebut kemudian mengikuti upacara laporan kenaikan pangkat yang digelar di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Jumat (15/12) dan dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Kepada para Pati TNI itu, Jenderal Agus memberikan selamat atas kenaikan pangkat yang berhasil mereka terima. (yas)
Hankam

Penertiban Bendera di Aceh Tewaskan Warga, TNI AD: Kami Pakai Peluru Hampa dan Karet Peluru Hampa dan Karet
TNI AD menyatakan tindakan pengamanan saat penertiban Bendera Bulan Bintang di Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, menggunakan peluru hampa dan karet setelah massa anarkis. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu warga tewas serta belasan warga dan prajurit luka-luka.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































