Singgah di Yokosuka, KRI GNR-332 Rangkul Pejabat Jepang hingga Militer AS

Jakarta, IDM – TNI AL mengintensifkan manuver diplomasi maritim di kawasan Pasifik. Komandan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 Kolonel Laut (P) Ahmad Makmur Ikhlas merangkul sejumlah pejabat pemerintah, aparat keamanan, hingga pimpinan militer di Kota Yokosuka, Jepang, Senin (3/8).
Kegiatan ini bergulir setelah kapal perang utama Indonesia tersebut menuntaskan latihan Orruda 2026 di Vladivostok, Rusia. Usai bermanuver bersama armada Angkatan Laut Rusia, KRI I Gusti Ngurah Rai-332 langsung berlayar menembus Samudra Pasifik dan merapat di Pangkalan Yokosuka.
Baca Juga: Hadapi Perundingan Perbatasan Laut, Kemlu Andalkan Data Pushidrosal
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Tunggul menjelaskan, rombongan TNI AL mengawali agenda diplomasi dengan mendatangi balai kota setempat.
"Komandan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 mengawali kunjungan kehormatan kepada Wakil Wali Kota Yokosuka Kazuhiro Hirasawa sebagai wujud penguatan hubungan persahabatan," ujar Tunggul, dikutip dari keterangan Dispenal, Selasa (4/8).
Tunggul menyampaikan, delegasi TNI AL selanjutnya menyambangi pimpinan kepolisian serta pengawal pantai (coast guard) Jepang untuk memastikan kelancaran operasional kapal di perairan asing.

"Rombongan menemui Kepala Kepolisian Kota Yokosuka Superintendent Kobayashi Hitoshi untuk membangun sinergi keamanan," kata Tunggul.
"Setelah itu, tim berdiskusi dengan Kepala Kantor Pengawal Pantai Yokosuka Laksda Kondo Shuji untuk membahas keselamatan pelayaran dan keamanan laut," lanjutnya.
Baca Juga: Tiga Batalion Alih Kodal, Kini Dibawah Kostrad
Tidak cuma merangkul instansi lokal Jepang, pimpinan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 juga mendatangi markas armada militer Amerika Serikat yang berada di kawasan tersebut.
"Komandan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 berkunjung kepada Komandan Destroyer Squadron 15 US Navy Kapten David A. Huljack untuk memperkuat hubungan baik sekaligus meningkatkan kerja sama antarmiliter," tegas Tunggul.
Hankam

TNI AD Siagakan Pasukan di Jakarta untuk Tangkal Ancaman yang Ganggu Stabilitas Negara
TNI Angkatan Darat memastikan pengerahan pasukan di Jakarta adalah bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman yang ganggu stabilitas negara. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































