RTM Tan Malaka akan Disulap jadi Wisata Sejarah

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Darat melalui Kodam V/Brawijaya bakal mengubah Rumah Tahanan Militer (RTM) Tan Malaka di Madiun, Jawa Timur menjadi destinasi wisata sejarah. Hal ini dipastikan saat Plt Wali Kota Madiun Bagus Panuntun bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin melihat langsung lokasi RTM yang merupakan aset milik TNI tersebut.
Dilansir dari keterangan Humas Pemkot Madiun, Kamis (24/9), Pemkot Madiun tengah mematangkan rencana pengembangan (RTM) tersebut. Rencananya pengembangan RTM ini akan menggandeng TNI AD.
Baca Juga: Tim Penyelam TNI AL Temukan Tiga Jenazah Korban Tenggelamnya KM Virgo Transport 8
"Pemkot Madiun sebelumnya telah menyampaikan rencana pengembangan RTM dan Busbow kepada pihak Kodam sebagai bagian dari upaya menambah destinasi wisata di Kota Madiun, khususnya yang memiliki nilai sejarah dan heritage.
Nantinya, kawasan tersebut dapat dikembangkan sebagai tempat wisata umum maupun untuk kegiatan kuliner dan aktivitas lainnya. Jika terdapat investor yang berminat, Pemkot akan membantu untuk memfasilitasi," tulis keterangan Pemkot Madiun.
Baca Juga: TNI AL dan Pasukan Asing Latihan Cocokkan Data Gigi Korban Bencana di Anyer
Untuk diketahui, RTM tersebut memiliki nilai sejarah karena pernah menjadi tempat penahanan Tan Malaka pada November 1947 hingga Mei 1948. Dari hasil peninjauan, bangunan utama dinilai masih kokoh meski membutuhkan sejumlah perawatan dan penataan.
Sebelumnya pada bulan Juli 2026 lalu sejumlah personel TNI telah melakukan aksi bersih-bersih atau kurve massal bersama jajaran pemerintah daerah dan para penggiat sejarah di lokasi tersebut. Saat itu, beberapa komunitas penggiat sejarah seperti History van Madiun juga sudah mulai bergerak membuat visualisasi awal kawasan tersebut.
Hankam

TNI AD Siagakan Pasukan di Jakarta untuk Tangkal Ancaman yang Ganggu Stabilitas Negara
TNI Angkatan Darat memastikan pengerahan pasukan di Jakarta adalah bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman yang ganggu stabilitas negara. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































