Rotasi Kepemimpinan, Dangrup 3 Tempur Pimpin Sertiijab Komandan Skadron Udara 11

Jakarta, IDM – Komandan Grup 3 Tempur Marsma TNI David Yohan Tamboto memimpin serah terima jabatan (sertijab) Komandan Skadron Udara 11 dalam upacara yang digelar di Skadron Udara 11, Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Sabtu (10/10).
Usai upacara tersebut, tongkat komando Skadron Udara 11 telah resmi diemban oleh Letkol Pnb M. Idris Kurniawan, setelah sebelumnya jabatan yang sama dipegang oleh Letkol Pnb Rahman Fauzi. Skadron yang mengoperasikan pesawat tempur Sukhoi ini merupakan bagian dari kekuatan udara TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam menjalankan tugas pertahanan udara.
Baca Juga: Wisuda 1.944 Taruna TNI-Polri, Panglima TNI Tekankan Pentingnya Pendidikan Integratif
Marsma TNI David menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini merupakan bagian dari regenerasi organisasi untuk menjaga kesinambungan pembinaan satuan. Hal tersebut penting agar kesiapan operasional dan kemampuan personel tetap terpelihara dalam mendukung pelaksanaan tugas Grup 3 Tempur.
“Melalui pergantian tongkat kepemimpinan ini, Skadron Udara 11 diharapkan semakin profesional, solid, dan siap operasional dalam mengemban tugas menjaga kedaulatan wilayah udara Negara Kesatuan Republik Indonesia bersama TNI Angkatan Udara,” tegas David, dikutip dari unggahan instagram @grup_3_tempur_koopsau, Sabtu (10/10).

Seiring dengan pergantian kepemimpinan tersebut, David turut menyampaikan apresiasi kepada Letkol Pnb Rahman Fauzi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Komandan Skadron Udara 11.
“Berbagai capaian yang telah diraih diharapkan menjadi fondasi bagi kemajuan satuan dan peningkatan kualitas pelaksanaan tugas ke depan,” tutur Dangrup 3 Tempur.
Baca Juga: Politeknik Angkatan Darat Raih Emas di Ajang National Science and Invention Fair 2026
Sementara itu, kepada pejabat baru, Letkol Pnb M. Idris Kurniawan, Dangrup 3 Tempur menyampaikan ucapan selamat atas amanah yang diberikan. Ia menekankan pentingnya meningkatkan kesiapan operasional, profesionalisme personel, serta mengutamakan budaya keselamatan (safety) dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Keberhasilan satuan merupakan hasil kerja bersama yang dilandasi disiplin, loyalitas, soliditas, dan jiwa korsa seluruh personel. Nilai-nilai tersebut harus senantiasa dipelihara sebagai modal utama dalam menghadapi dinamika dan tantangan tugas yang semakin kompleks,” pungkas Marsma TNI David.
Hankam

TNI AD Siagakan Pasukan di Jakarta untuk Tangkal Ancaman yang Ganggu Stabilitas Negara
TNI Angkatan Darat memastikan pengerahan pasukan di Jakarta adalah bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman yang ganggu stabilitas negara. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































