Raih Patch Thunder, Tiga Penerbang TNI AU Rampungkan Program Konversi XIV Sukhoi

Jakarta, IDM – Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Vincentinus Endy Hadi Putra menyematkan patch Thunder Number kepada tiga penerbang TNI Angkatan Udara (TNI AU), yakni Kapten Pnb Dikie Jayadi Putra, Kapten Pnb Bernardinus Yoga Kristian, dan Kapten Pnb Dymas Ageng Saputra.
Penyematan patch tersebut berlangsung di Shelter Skadron Udara 11, Kamis (8/10) dan menjadi penanda bahwa ketiganya telah berhasil menyelesaikan program Konversi XIV pesawat tempur Sukhoi Su-27/30.
Baca Juga: 11 Personel Pengawal Pesawat Presiden Mesir dapat Brevet Kehormatan
"Keberhasilan ini menjadi tahapan penting dalam perjalanan profesional mereka untuk menguasai pesawat tempur Sukhoi Su-27/30 yang dioperasikan Skadron Udara 11," ungkap Vincentinus.

Melansir Penerangan Grup 3 Tempur dijelaskan bahwa Program Konversi XIV merupakan bagian dari pembinaan kemampuan penerbang tempur TNI Angkatan Udara.
Program yang sama sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TNI Angkatan Udara dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan siap menghadapi dinamika tantangan pertahanan udara.
Baca Juga: Perlu Anda Tahu! Ini Perbedaan Komponen Cadangan dan Wajib Militer
Selama mengikuti program konversi ini, para penerbang dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk memahami karakteristik pesawat, menguasai prosedur pengoperasian, serta meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan tugas penerbangan.
"Dengan kompetensi yang telah diperoleh, ketiga penerbang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kesiapan operasional satuan dan menjaga kedaulatan wilayah udara Negara Kesatuan Republik Indonesia," pungkas Danlanud Sultan Hasanuddin.
Hankam

TNI AD Siagakan Pasukan di Jakarta untuk Tangkal Ancaman yang Ganggu Stabilitas Negara
TNI Angkatan Darat memastikan pengerahan pasukan di Jakarta adalah bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman yang ganggu stabilitas negara. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































