Panglima TNI Kumpulkan 30 Danbrigif TP dan 150 Danyonif TP, Tekankan Hal Ini

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengumpulkan para komandan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP).
Sebanyak 30 Komandan Brigif TP dan 150 Komandan Yonif TP hadir dalam pengarahan Panglima TNI yang digelar di Kampung Patriot, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/10).
Baca Juga: Alasan Marinir Siagakan Brigif 6 dan 4 Batalion Baru di Tangerang-Karawang
Dalam arahannya, Panglima TNI menekankan pembentukan satuan teritorial pembangunan merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Para komandan satuan baru diajak melihat langsung salah satu contoh pengembangan ketahanan pangan.
“Sengaja saya bawa ke sini untuk melihat contoh ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Bapak Presiden,” kata Agus Subiyanto kepada para komandan, sebagaimana dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Rabu (7/10).

Diketahui, 30 Brigif TP dan 150 Yonif TP tersebut baru saja diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-81 TNI di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10).
Baca Juga: Rotasi dan Mutasi TNI: Letjen Iwan Setiawan Pangkostrad, Letjen Tri Budi Utomo jadi Wakasad
Panglima TNI juga menekankan bahwa satuan teritorial pembangunan memiliki peran dalam membantu percepatan pembangunan daerah. Agus meminta para Komandan Brigif TP dan Yonif TP mampu mengoptimalkan potensi wilayah serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan potensi pangan lain.
Mengakhiri arahannya, Panglima TNI berpesan agar para komandan melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan dan memberikan pengabdian terbaik. “Bekerja dengan niat ibadah, tulus dan ikhlas,” tutur Panglima TNI.
Hankam

TNI AD Siagakan Pasukan di Jakarta untuk Tangkal Ancaman yang Ganggu Stabilitas Negara
TNI Angkatan Darat memastikan pengerahan pasukan di Jakarta adalah bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman yang ganggu stabilitas negara. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































