Pangkormar Kumpulkan Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya, Ada Apa?

Jakarta, IDM – Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen (Mar) Endi Supardi mengumpulkan Pangdam Jaya Letjen Deddy Suryadi dan Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri di Markas Korps Marinir, Jakarta, Selasa (28/7). Pertemuan tiga petinggi TNI-Polri ini membahas pengamanan khusus ibu kota sekaligus ancaman bencana alam di Jakarta.
Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir (Kadispen Kormar) Kolonel (Mar) Rana Karya membeberkan isi pertemuan tiga instansi tersebut. Rana menyebut ketiga institusi sepakat memperketat koordinasi demi menjaga stabilitas Jakarta dan wilayah sekitarnya.
Baca Juga: Seskoad: Konsep Sishankamrata Perlu Bertransformasi ke Ekosistem Pertahanan Adaptif
"Pertemuan ini membahas langkah strategis untuk memperkuat koordinasi keamanan ibu kota, termasuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam seperti banjir dan gempa bumi di Jakarta," kata Rana dalam keterangannya, Rabu (29/7).
Dalam pertemuan tersebut, ketiga jenderal merumuskan peta kerawanan Jakarta. Antisipasi bencana musiman menjadi salah satu poin krusial yang membutuhkan pergerakan cepat pasukan gabungan di lapangan.
Sementara itu, Endi menegaskan, kekompakan TNI dan Polri menjadi pilar paling vital untuk menjamin keamanan publik. Kerja sama intensif ini membuat aparat bisa langsung bergerak begitu terjadi situasi darurat di Jakarta.
Baca Juga: TNI Segera Resmikan Satuan Radar 208 dan Batalion Hanud 23 Pasgat di Sulsel
"Sinergitas TNI-Polri merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga keamanan nasional. Dengan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang terus diperkuat, seluruh unsur mampu bertindak secara cepat, tepat, dan profesional," tegas Endi, dikutip dari Dispen Kormar.
Lewat kesepakatan ini, Korps Marinir, Kodam Jaya, dan Polda Metro Jaya makin mempererat kerja sama di lapangan. Ketiga pimpinan menjamin seluruh jajaran siap mengawal ketertiban umum dan keselamatan warga Jakarta dari berbagai potensi ancaman maupun bencana.
Hankam

TNI AD Siagakan Pasukan di Jakarta untuk Tangkal Ancaman yang Ganggu Stabilitas Negara
TNI Angkatan Darat memastikan pengerahan pasukan di Jakarta adalah bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman yang ganggu stabilitas negara. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































