Pangkohanudnas Tinjau Wingdik 700, Disiapkan untuk Pendidikan Pertahanan Udara Terpadu

Jakarta, IDM – Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsekal Madya TNI Andyawan Martono Putra meninjau kesiapan pendidikan pertahanan udara (hanud) terpadu di Wingdik 700/Hanud, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (29/9).
Dalam peninjauan tersebut, Pangkohanudnas meninjau air defense system simulator (ADSS), air defense battle training simulator (ADBTS), electronic warfare simulator (EWS) serta laboratorium pernika dan laboratorium penyajian data.
Baca Juga: TNI AU Gelar Rakor Transformasi Industri Pertahanan Menuju Multi Domain Operations
Berbagai fasilitas ini mendukung pembentukan kemampuan personel dalam pengoperasian sistem pertahanan udara, peperangan elektronika, dan pengolahan informasi untuk mendukung pelaksanaan operasi.
“Keberhasilan pertahanan udara tidak hanya bergantung pada kemampuan setiap unsur, tetapi juga pada kesiapan personel untuk bekerja secara terpadu dalam satu sistem komando dan pengendalian,” kata Marsdya Andyawan, dikutip dari keterangan pers Penerangan Kohanudnas, Kamis (1/10).

Adapun ADBTS menjadi salah satu fasilitas penting karena memungkinkan peserta didik memahami keterkaitan sensor, komando, dan pengendalian serta unsur penindak dari matra darat, laut dan udara.
Baca Juga: Pushidrosal Soroti Pentingnya Peta Laut Tunggal untuk Amankan ALKI
Melalui simulasi terpadu, personel dilatih memahami situasi udara, bertukar informasi, dan berkoordinasi antarmatra untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat.
Kohanudnas menyatakan, peninjauan oleh Pangkohanudnas tersebut sekaligus menjadi bagian dari evaluasi pemanfaatan fasilitas, kualitas skenario latihan serta kebutuhan pemeliharaan dan pengembangan simulator agar selaras dengan perkembangan teknologi dan tuntutan operasi.
Hankam

TNI AD Siagakan Pasukan di Jakarta untuk Tangkal Ancaman yang Ganggu Stabilitas Negara
TNI Angkatan Darat memastikan pengerahan pasukan di Jakarta adalah bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman yang ganggu stabilitas negara. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































