Operasi Helikopter Chinook Jepang Berencana Digeser ke Ketapang Kalbar

Jakarta, IDM – Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh helikopter CH-47 Chinook milik Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF), berencana digeser ke Ketapang, Kalimantan Barat.
Pergeseran direncanakan karena buruknya kualitas udara dan visibilitas di kawasan Mempawah.
Semula, helikopter Chinook Jepang akan memadamkan karhutla sejak 12 September 2026. Namun, Channel News Asia mewartakan, operasi pemadaman itu ditunda karena kualitas udara dan visibilitas yang buruk.
Baca Juga: Metode Unik Yonkavkud 1/Sembrani: Gunakan Kuda untuk Patroli Keamanan
Terbaru, helikopter Chinook Jepang mulai memadamkan api di kawasan Pontianak pada Kamis (17/9).
Pergeseran operasi ke Ketapang itu sudah direncanakan saat Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin meninjau langsung kapal Japan Maritime Self-Defense Force, JS Kunisaki beserta tiga helikopter CH-47 Chinook di Mempawah, Selasa (15/9).
“Dalam perkembangannya, disiapkan pula rencana pergeseran daerah operasi ke wilayah selatan Kalimantan Barat, tepatnya di Ketapang, seiring dengan kondisi wilayah yang dinilai lebih memadai bagi optimalisasi operasional alutsista helikopter CH-47,” tulis siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI, dikutip Jumat (18/9).
Baca Juga: Dua Penerbang Skadron Udara 11 Raih 2.000 Jam Terbang dengan Sukhoi
Pengoperasian helikopter Chinook tersebut akan diintegrasikan dengan penanganan karhutla di bawah pengendalian operasi TNI guna membantu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Dalam satu kali angkut, satu helikopter Chinook mampu membawa 5.000 liter air atau 5 ton lewat bambi backet.
Hankam

TNI AD Siagakan Pasukan di Jakarta untuk Tangkal Ancaman yang Ganggu Stabilitas Negara
TNI Angkatan Darat memastikan pengerahan pasukan di Jakarta adalah bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman yang ganggu stabilitas negara. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































