HANKAM

Menhan Sjafrie Tinjau Kesiapan Prajurit dalam Complex Warfare Course

Sjafrie Sjamsoeddin dan Agus Subiyanto
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin (tengah) didampingi Panglima TNI dan Pangkopassus saat memberikan arahan kepada prajurit yang mengikuti Complex Warfare Course di Pusdiklatpassus, Jawa Barat. (Foto: Dok. Tim Media Menhan SS)

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau kesiapan prajurit TNI yang mengikuti Complex Warfare Course di Pusdiklatpassus, Batujajar, Jawa Barat, Sabtu (29/8).

Complex Warfare Course sendiri menjadi bagian untuk meningkatkan kemampuan profesionalisme, kesiapan prajurit menghadapi perkembangan lingkungan strategis (lingstra) dan persiapan menghadapi tantangan operasi yang semakin kompleks.

Baca Juga: Cara Tim Alpha TNI Padamkan Karhutla, sebagai Pembuka Jalan bagi Tim Free Fall

“Setiap pengetahuan, pengalaman, serta kemampuan yang diperoleh selama latihan harus semakin memperkuat jati diri sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional,” kata Sjafrie kepada seluruh prajurit dikutip dari Kemhan, Senin (31/8).

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memastikan prajurit memiliki kemampuan yang adaptif, profesional, serta mampu melaksanakan tugas secara terintegrasi dalam menghadapi tantangan di masa mendatang.

Baca Juga: Karya AI, Video Viral Prajurit TNI AD Tegur Anggota DPR

Dalam program Complex Warfare Course, terdapat kurikulum yang disesuaikan dengan pola peperangan modern dengan beralihnya pertempuran konvensional linear menuju pertempuran multi-domain terintegrasi.

Sebagai contoh, kurikulum peperangan modern (modern warfare) yang berisikan interoperabilitas multi-matra di mana prajurit dari tiga matra mengoordinasikan serangan udara dengan pergerakan kapal perang dan pasukan darat secara real-time. Kemudian operasi siber dan perang asimetris, peperangan elektronika dan drone (UAV/USV), serta pertempuran jarak dekat dan perang kota (urban warfare).

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.