HANKAM

KSAD Maruli Gembleng Para Dansat: Prajurit Harus Siap Operasional!

Apel Dansat TNI AD
Kegiatan Apel Dansat TNI AD yang berlangsung di Pusdiklatpassus, Kamis (6/8). (Foto: Dok. Poltekad)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengumpulkan para Komandan Satuan (Dansat) dalam gelaran Apel Dansat TNI AD yang berlangsung di Pusdiklatpassus, Kamis (6/8).

Dilansir dari keterangan Penkodiklatad, pada kesempatan tersebut Maruli menekankan pentingnya kesiapan operasional serta profesionalisme prajurit sebagai kunci keberhasilan pelaksanaan tugas di tengah tantangan yang semakin kompleks.

Baca Juga: Kapal Induk Garibaldi hingga PPA Masuk TNI AL, Yudo Margono Minta Purnawirawan Sumbang Kajian

Dijelaskan Apel Dansat yang diikuti para Komandan Satuan jajaran TNI AD dari seluruh Indonesia ini bertujuan menyamakan persepsi, visi dan pemahaman terhadap kebijakan pimpinan TNI AD, sekaligus memperkuat kesiapan operasional satuan agar mampu melaksanakan tugas secara lebih solid, profesional dan adaptif dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.

Apel Dansat TNI AD
Pameran inovasi Drone DT-1000 hasil inovasi dan litbang Balakpus AD. (Foto: Dok. Dittopad)

"Melalui forum Apel Dansat ini, para komandan satuan diharapkan mampu mengimplementasikan strategi pembinaan satuan yang adaptif, inovatif serta berorientasi pada penguasaan dan pemanfaatan teknologi pertahanan guna mendukung peningkatan kemampuan TNI AD," tulis Kodiklatad.

Apel Dansat TNI AD
Pameran inovasi Mortir Latihan 81mm. (Foto: Dok. Poltekad)

Pameran Inovasi TNI AD

Dalam Apel Dansat tersebut berbagai hasil inovasi TNI AD juga turut dipamerkan. Misalnya dari Direktorat Topografi TNI Angkatan Darat melaksanakan display materiil topografi. Adalah prototipe Drone DT-1000, hasil inovasi dan litbang Balakpus AD.

Baca Juga: Bahu-membahu di Paniai, Prajurit Marinir dan Warga Bikin Penampungan Air Bersih

Inovasi ini menunjukkan perannya sebagai penyedia data dan informasi geospasial yang presisi, inovatif, dan adaptif guna mendukung pengambilan keputusan serta keberhasilan pelaksanaan tugas TNI Angkatan Darat.

Kemudian dari Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) memamerkan mortir latihan kaliber 81mm. Mortir latih menggunakan sistem pneumatik (PCP) sebagai pendorong memberikan beberapa kelebihan di antaranya granat mortir dapat digunakan berulang-ulang, latihan menembak mortir lebih, tingkat kemanan yang tinggi (tidak menimbulkan ledakan) dan biaya latihan jauh lebih murah yaitu Rp.1500/penembakan.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.