Integrasikan Radio hingga Data, Marinir Uji Perangkat BCC Tactical V6

Jakarta, IDM – Korps Marinir menguji coba perangkat komunikasi terpadu Base Camp Connect Fiche Technique BCC Tactical V6 di Jakarta, Senin (12/10). Uji coba ini digelar bersamaan dengan pelatihan empat hari bagi 20 prajurit Marinir.
Perangkat BCC Tactical V6 merupakan alat komunikasi terpadu yang sanggup menghubungkan frekuensi radio, jaringan telepon, hingga pengiriman data dalam satu sistem. Alat ini mempermudah koordinasi antarpasukan Marinir di lapangan agar penyampaian informasi berjalan lancar.
Baca Juga: TNI AL Latih 35 Prajurit Kapal Perang Tangani Kompas Navigasi Gyro Anschutz
Pelatihan dan uji fungsi ini dibuka oleh Asisten Komunikasi dan Elektronika Panglima Korps Marinir (Askomlek Pangkormar) Brigjen (Mar) Wahyudi di Batalion Komunikasi dan Elektronika (Yonkomlek) 1 Marinir. Sebanyak 20 peserta berasal dari Mako Kormar, Pasmar 1, Pasmar 2, Pasmar 3, dan Brigif 4 Marinir/BS.
Selama pelatihan hingga Kamis (15/10), para prajurit menguji keandalan alat dalam menyambungkan berbagai saluran komunikasi. Pengujian ini penting untuk memastikan seluruh fitur berfungsi normal sebelum alat dipakai bertugas.
Wahyudi menekankan pentingnya sistem komunikasi yang saling terhubung untuk mendukung kelancaran tugas di lapangan. Saluran komunikasi yang stabil menjadi penentu keberhasilan koordinasi pasukan.
Baca Juga: BNPB Kerahkan Operasi Darat dan Udara, 639 Hektare Karhutla Masih Ditangani
"Dengan sistem yang terintegrasi, pertukaran informasi bisa berlangsung cepat, aman, dan efektif untuk mendukung tugas prajurit di lapangan," kata Wahyudi, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Selasa (13/10).
Ia juga meminta para peserta mengikuti pelatihan dengan disiplin dan menilai fungsi alat secara objektif. Hasil uji coba ini akan menjadi bahan evaluasi Korps Marinir sebelum menyiagakan alat tersebut untuk tugas resmi.
Hankam

TNI AD Siagakan Pasukan di Jakarta untuk Tangkal Ancaman yang Ganggu Stabilitas Negara
TNI Angkatan Darat memastikan pengerahan pasukan di Jakarta adalah bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman yang ganggu stabilitas negara. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































