Dua Penerbang Muda TNI AU Sukses Terbang Solo dengan Super Tucano

Jakarta, IDM – Lettu Pnb Rizky Maulana dan Lettu Pnb M. Noufal Arifian Hutomo berhasil melaksanakan terbang solo dengan menggunakan pesawat tempur EMB-314 Super Tucano Skadron Udara 21.
Pencapaian tersebut sekaligus menandai berakhirnya program Transisi XIX pesawat Super Tucano yang diikuti oleh kedua penerbang muda TNI Angkatan Udara (TNI AU) tersebut. Dalam pendidikan penerbang tempur, terbang solo menjadi salah satu tahapan penting untuk mengukur kesiapan penerbang dalam mengoperasikan pesawat secara mandiri.
Baca Juga: Bukan Cuma Teluk Jakarta, Pushidrosal Bakal Uji Peta Laut S-100 di Perairan Ekstrem
“Kegiatan ini sekaligus menjadi tolok ukur kemampuan siswa dalam mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan dan latihan penerbangan,” tulis Penerangan Grup 3 Tempur dalam unggahan Instagram @grup_3_tempur_koopsau, Sabtu (19/9).

Keberhasilan keduanya juga menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan Grup 3 Tempur dalam mencetak penerbang tempur yang profesional, andal, serta disiplin. Dalam setiap tahapannya, aspek keselamatan penerbang juga tetap menjadi salah satu prioritas utama.
Sebagai bentuk apresiasi, pencapaian kedua penerbang tersebut ditandai dengan upacara yang dipimpin Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara di Hanggar Skadron Udara 21, Malang, Kamis (17/9).
Baca Juga: TNI AU dan RSAF Rampungkan Latihan Manyar Indopura 2026 di Pekanbaru
Dalam amanatnya, Reza berpesan agar pencapaian tersebut tidak menjadikan keduanya cepat berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk terus belajar, berlatih, dan mengembangkan kemampuan profesionalisme sebagai penerbang tempur.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi penyiraman kembang kepada kedua penerbang sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka dalam melaksanakan salah satu tahapan pendidikan penerbang.
Hankam

TNI AD Siagakan Pasukan di Jakarta untuk Tangkal Ancaman yang Ganggu Stabilitas Negara
TNI Angkatan Darat memastikan pengerahan pasukan di Jakarta adalah bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman yang ganggu stabilitas negara. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































