Dankodikopsla Tutup Tiga Program Pendidikan TNI AL

Jakarta, IDM - Komandan Komando Pendidikan Operasi Laut (Dankodikopsla) Kodiklatal Laksma TNI Dadang Somantri resmi menutup tiga program pendidikan TNI AL di Surabaya, Rabu (27/9).
Mengutip keterangan Dispenal, ketiga pendidikan itu yakni Kursus Perwira Penyidik Tindak Pidana Tertentu Di Laut (Suspaidikla) 2023, Pendidikan Pertama Perwira Karier (Dikmapa PK) TNI AL Angkatan 30, dan Pendidikan Perwira Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) Penerbang TNI AL Angkatan 33.
Adapun jumlah Perwira Suspaidikla sebanyak 30 orang dan Perwira PSDP Penerbang TNI AL sebanyak 20 orang. Sedangkan Dikmapa PK, berjumlah 136 perwira siswa (pasis) yang terdiri dari 7 orang dari Korps Pelaut. 14 dari Korps Teknik, 15 dari Korps Teknik.
Baca Juga: 206 Prajurit Muda Siap Perkuat Pangkalan TNI AL Wilayah Koarmada III
Kemudian ada 9 orang dari Korps Suplai, 4 orang dari Korps Kesehatan, 67 orang dari Korps Khusus, 3 orang dari Korps Pomal dan 17 Korps Hukum. Khusus para pasis Dikmapa PK, Dadang menyebut mereka akan menempuh pendidikan lanjutan kejuruan masing-masing.
Dadang memastikan pihaknya telah memberikan pembekalan keilmuan terbaik pada para siswa dari tiga program pendidikan tersebut.
“Guna tercapainya tujuan dan sasaran pendidikan, untuk Perwira Suspaidikla telah dibekali berbagai ilmu tentang protap keamanan laut (kamla) perundang-undangan tentang kamla serta didukung latihan pratek pemberkasan KRI dan Pangkalan," kata Dadang.
Baca Juga: KSAD Mengutus 1000 Personel Bersihkan Sungai Deli di Medan
"Sedangkan untuk Perwira Dikmapa PK dan PSDP Penerbang telah dibekali berbagai ilmu seperti dasar kematraan laut, kejuangan, pengetahuan dasar serta didukung latihan praktek baik di Puspeknubika maupun di KRI,” sambungnya.
Ia pun berpesan kepada seluruh pasis agar mengamalkan pendidikan yang telah ditempuh untuk melahirkan inovasi untuk memajukan matra laut.
"Implementasikan ilmu yang telah didapat sebagai bekal dalam penugasan dan diharapkan sebagai perwira harus memiliki kemauan keras dan kreatifitas, serta daya inovasi yang tinggi, untuk maju dalam mengemban setiap tugas yang diberikan," ucap Dadang. (un)
Hankam

TNI AD Siagakan Pasukan di Jakarta untuk Tangkal Ancaman yang Ganggu Stabilitas Negara
TNI Angkatan Darat memastikan pengerahan pasukan di Jakarta adalah bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman yang ganggu stabilitas negara. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































