Bahas Stabilitas Kawasan, Dirjen Strahan Kumpulkan Athan Negara Sahabat

Jakarta, IDM – Direktur Jenderal Strategi Pertahanan (Dirjen Strahan) Kementerian Pertahanan Mayjen Bagus Suryadi Tayo mengumpulkan para Atase Pertahanan (Athan) negara sahabat.
Para Athan dari kawasan Asia Pasifik hingga Eropa berkumpul dalam coffee morning di Gedung Urip Sumoharjo Kemhan RI, Jakarta Pusat, Senin (29/6).
Baca Juga: Empat Alasan KSAD Maruli Raih Gelar Kehormatan Lemhannas
Kegiatan tersebut bertujuan mempererat komunikasi dan kerja sama antara Kemhan RI dengan Athan negara sahabat guna memperkuat kemitraan pertahanan di tengah dinamika lingkungan strategis global.
Dalam sambutannya, Dirjen Strahan mengapresiasi kontribusi para Athan dalam memperkuat hubungan pertahanan Indonesia.

“Mayjen Bagus menekankan pentingnya kepercayaan, dialog, dan diplomasi pertahanan sebagai fondasi menghadapi tantangan keamanan global,” tulis siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI, Selasa (30/6).
Pertemuan tersebut juga membahas peluang peningkatan kerja sama melalui pertukaran informasi, pendidikan dan pelatihan militer, serta dialog strategis untuk mendukung stabilitas kawasan.
Baca Juga: Nilainya Ratusan Juta, Mengapa Barang Tangkapan TNI AD dan Bea Cukai Ini Dimusnahkan?
Kepada para Athan, Strahan Kemhan salah satunya menyatakan komitmen membangun kemandirian dalam industri pertahanan.
Adapun Mayjen Bagus baru saja dilantik menjadi Dirjen Strahan Kemhan pada awal Juni 2026. Bagus menggantikan Letjen Agus Widodo yang mengembah amanah menjadi Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (Waka BIN).
Hankam

TNI AD Siagakan Pasukan di Jakarta untuk Tangkal Ancaman yang Ganggu Stabilitas Negara
TNI Angkatan Darat memastikan pengerahan pasukan di Jakarta adalah bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman yang ganggu stabilitas negara. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































