Mendorong Proses Renegosiasi antara Indonesia-Korea Selatan

348
Prototipe pertama jet tempur buatan Korea Selatan KF-X dirakit di pabrik pesawat di belahan tenggara Sacheon, 22 Januari 2021. /Dok. Kantor Berita Yonhap/Korea Aerospace Industries

Oleh

Marina Ika Sari MSi, (Han)

Peneliti di The Habibie Center

Pemerintah Indonesia dan pemerintah Korea Selatan telah menandatangani perjanjian kerja sama di bidang pertahanan pada 12 Oktober 2013, yang di antaranya mencakup pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Salah satu contoh yang menonjol adalah kerja sama pengembangan dan produksi bersama pesawat tempur KFX/IFX. Kerja sama Korean Fighter Xperiment/Indonesia Fighter Xperiment (KFX/IFX) adalah program kerja sama government-to-government antara Indonesia dan Korea Selatan di bidang produksi pesawat tempur bersama dalam rangka kemandirian industri pertahanan kedua negara. Pesawat tempur KFX/IFX merupakan pesawat tempur generasi 4.5 yang hampir memiliki kemampuan yang serupa dengan pesawat tempur siluman generasi ke-5.

Pesawat tempur KFX/IFX dilengkapi dengan sejumlah sistem persenjataan canggih seperti kemampuan menghancurkan sistem elektronik musuh dan sistem radar yang dapat mendeteksi pergerakan musuh dari segala arah. Indonesia dan Korea Selatan menargetkan total produksi sebanyak 168 unit pesawat tempur KFX/ IFX dengan pembagian 120 unit untuk Korea Selatan dan 48 unit untuk Indonesia. Produksi pesawat tempur KFX/IFX terdiri dari tiga fase, yaitu fase pengembangan teknologi atau konsep, pengembangan prototipe, dan proses produksi massal dengan perkiraan total biaya produksi sebesar $7,8 miliar. Berdasarkan kesepakatan dalam pembagian biaya, pemerintah Korea Selatan menanggung 60%, Korea Aerospace Industries Co. (KAI) menanggung 20%, dan pemerintah Indonesia menanggung 20%.

Proyek kerja sama ini dimulai sejak tahun 2009 dan produksi massal ditargetkan akan selesai pada tahun 2026. Namun, seperti yang telah disebutkan, perkembangannya terpaksa terhenti karena beberapa masalah yang terjadi pada masing-masing pihak dan upaya internal untuk memulai proses renegosiasi masih berlangsung. Meskipun demikian, di tengah ketidakpastian mengenai keterlibatan Indonesia dalam proyek tersebut di masa depan, pada April 2021 lalu pemerintah Korea Selatan telah berhasil meluncurkan prototipe pertama pesawat tempur KFX/IFX. Upacara peluncuran tersebut dihadiri oleh Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in dan Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto. Berikut ini adalah tabel yang menggambarkan proses perkembangan proyek kerja sama pesawat tempur KFX/IFX.