Jumat, 19 April 2024

Mengenal Ranpur Badak Varian Skyranger Penjaga Udara Indonesia

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Baru-baru ini di acara penyematan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto sebagai warga kehormatan Kopasgat, BUMN Pertahanan Indonesia PT Pindad kembali memamerkan produk-produk alustsista mereka.

Diantara produk tersebut ada kendaraan tempur (ranpur) baru Badak dengan varian skyranger. Ini adalah kesekian kalinya ranpur ini dipamerkan setelah pertama muncul di pameran Indo Defense November tahun lalu.

Seperti apakah kehebatan dari Ranpur Badak varian Skyranger ini?

Baca Juga: Mengenal Abdulrachman Saleh, Dikenal Cerdas Hingga Julukannya Jadi Sebutan Pelajar AAU

Dilansir keterangan resminya PT Pindad, Minggu, (19/3) dijelaskan ranpur ini bertipe 6×6 dengan mengusung kubah bersenjatakan kanon antipesawat.

Ranpur ini adalah hasil produksi kolaborasi antara Pindad dan Oerlikon Contraves dari Swiss, anak perusahaan Rheinmetall Defence, Jerman.

Turret tak berawak ini merupakan anggota keluarga sistem pertahanan udara modular Skyranger, termasuk manajemen pertempuran, sistem senjata dan sistem rudal, yang dapat membentuk arsitektur pertahanan udara.

Sistem senjata Skyranger juga dapat beroperasi secara mandiri atau bersama dengan sistem rudal dan unit pengendalian tembakan yang ada.

Menara tak berawak Skyranger memiliki sensor pelacakan elektro-optik, yang secara otomatis melacak target, yang ditetapkan baik oleh pusat kendali, radar eksternal, atau target yang diperoleh oleh sensornya sendiri.

Sistem sensor pasif terdiri dari kamera inframerah, kamera TV, dan pengintai laser. Sistem Skyranger sanggup beroperasi di segala kondisi cuaca, siang atau malam hari.

Baca Juga: Mengenal Hiller 360, Helikopter Kepresidenan Indonesia yang Pertama

Sebagai persenjataannya berupa kanon tunggal kaliber 35 mm dengan amunisi AHEAD (Advanced Hit Efficiency And Destruction).

Senjata ini efektif terhadap target udara kecil dan bergerak cepat, baik drone, pesawat terbang, helikopter juga rudal. Jarak tembak efektifnya sekitar 4 km.

Sistem senjata Skyranger juga efektif terhadap target darat dan dapat digunakan sebagai senjata pendukung tembakan. (rr)

BERITA TERBARU

INFRAME

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan KSAU

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan bendera panji Swa Bhuwana Paksa kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER