INTERNASIONAL

Penduduk Palestina Kembali Diperintahkan untuk Pergi dari Kota Gaza

Gaza
Kondisi sekolah yang diubah menjadi tempat pengungsian di Gaza. (Foto: Dok. Unrwa.org)

Jakarta, IDM - Badan Kemanusiaan PBB (OCHA) melaporkan bahwa Israel kembali memerintahkan puluhan ribu warga Palestina yang tinggal di bagian barat Kota Gaza untuk segera pergi meninggalkan wilayah tersebut.

Dilansir dari Unocha.org, Rabu (31/1), sekitar 88.000 warga Palestina tinggal di daerah itu, dimana sebagian besar dari mereka mengungsi di kamp Ash Shati. Sedangkan, Israel kembali memerintahkan mereka untuk pergi dan mengungsi ke bagian selatan Gaza.

Baca Juga: Ukraina Ungkap Korupsi Pembelian Senjata Setara $40 Juta

"Kemarin, militer Israel memerintahkan penduduk An Nassar, Ash Sheikh Radwan, kamp Pengungsi Ash Shati, Rimal Ash Shamali dan Al Janubi, Sabra, Ash Sheikh 'Ajlin, dan Tel Al Hawa di kota Gaza barat untuk mengungsi ke arah selatan," tulis OCHA.

Seluruh wilayah itu disebut memiliki luas 12,43 kilometer persegi, yang setara dengan 3,4 persen dari Jalur Gaza. Sementara, wilayah selatan Gaza kini dilaporkan semakin sesak dan resiko kesehatan terus meningkat karena kurangnya kebutuhan medis, air dan makanan.

Selain itu OCHA mengatakan akses untuk bantuan kemanusiaan masih belum sepenuhnya aman. Sehingga, seringkali proses distribusi bantuan itu terhambat dengan alasan keselamatan.

Baca Juga: AS Akan Lakukan ‘Tindakan yang Diperlukan’ untuk Balas Militan Iran

"Pada paruh kedua bulan Januari, mitra kemanusiaan kami terus mengamati adanya tren peningkatan penolakan dan pembatasan akses ke wilayah utara dan tengah Gaza," ujar OCHA.

"Ancaman terhadap keselamatan personil juga sering terjadi, tidak hanya menghambat pengiriman bantuan yang membutuhkan waktu, namun juga menimbulkan risiko serius bagi mereka yang terlibat," jelasnya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.