Sabtu, 20 April 2024

Rusia Sebut KTT G7 Ajang Propaganda Anti-Rusia

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Kementerian Luar Negeri Rusia mengecam KTT G7 2023 yang digelar di Hiroshima, Jepang pada 19-21 Mei. Ia menilai, pertemuan itu telah dipolitissai dan menjadi ajang propaganda yang menyebarkan nilai-nilai anti-Rusia.

Dilansir dari Tass, laman resmi media pemerintah Rusia, Senin (22/5), Moskow mengeluarkan pernyataan tersebut setelah kelompok negara terkaya di dunia itu menegaskan komitmen mereka untuk terus mendukung Ukraina. G7 disebut sebagai ‘inkubator’ yang mengobarkan histeria anti-Rusia dan merusak stabilitas global.

Baca Juga: Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Korsel dan Jerman akan Bentuk Perjanjian Berbagi Informasi Intelijen

“G7 telah berubah menjadi inkubator untuk inisiatif destruktif yang mengguncang stabilitas global. Dan kemudian mereka dipaksa menjadi pro-Amerika termasuk negara-negara anggota NATO, Uni Eropa, dan sekutu Washington lainnya,” kata Kementrian Luar Negeri Rusia.

Disebutkan juga bahwa G7 menjadi faktor utama yang memperparah masalah global karena tidak mewakili kepentingan pembangunan lain, terutama negara-negara di kawasan Asia Pasifik, Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.

Baca Juga: Trudeau Tegaskan Komitmen Kanada Bantu Ukraina dengan Perluas Latihan Militer

Rusia sendiri pernah menjadi anggota G7, yang sebelumnya dikenal sebagai G8, sampai Moskow dikeluarkan setelah aneksasi wilayah Krimea Ukraina pada 2014. Rusia pun mengaku tidak mempermasalahkan keluarnya dari G7, karena selama menjadi anggota, G8 dinilai telah gagal mengatasi krisis keuangan tahun 2008-2009. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan KSAU

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan bendera panji Swa Bhuwana Paksa kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER