INTERNASIONAL

AS Sebut Ukraina Raih 'Kemajuan Penting' di Wilayah Selatan

Pasukan Ukraina di Medan tempur.
Pasukan Ukraina di Medan tempur. (Foto: Dok. Platform X/Volodymyr Zelensky Official)

Jakarta, IDM - Pemerintahan Amerika Serikat (AS) menyebut bahwa pasukan Ukraina telah mencapai "kemajuan penting" dalam upaya memukul mundur pasukan Rusia di wilayah selatan khususnya di Zaporizhzhia selama 72 jam terakhir.

Dilansir dari BBC, Senin (4/9), pernyataan itu diungkapkan oleh juru bicara Kementerian Pertahanan AS John Kirby. Menurutnya, Ukraina mengalami kesulitan saat bertempur di medan perang. Sehingga, kemajuan secara perlahan merupakan "kemajuan penting" yang harus dipertahankan Ukraina.

Baca Juga: Diduga Korup, Perwira Militer Gabon Gulingkan Presiden Bongo

“Mereka telah mencapai beberapa keberhasilan melawan lini kedua pertahanan Rusia,” kata Kirby.

Senada, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba menyebut pasukan Kyiv terus bergerak maju meskipun “ini adalah perjuangan yang sulit”. Sebab, kemajuan yang dialami berjalan lebih lambat dari yang diharapkan.

Kendati demikian, kemajuan yang lambat itu mendapat reaksi berbeda dari sekutu. Beberapa pengamat militer pun memandang sebelah mata pencapaian perlahan Ukraina. Kuleba juga sempat menyuarakan kekesalannya terhadap mereka yang mengkritik kecepatan serangan balasan Ukraina tersebut.

Baca Juga: Pamer Kekuatan, Korut Gelar Latihan ‘Serangan Nuklir’

“Saya akan merekomendasikan semua kritikus untuk tutup mulut, datang ke Ukraina dan mencoba membebaskan satu sentimeter persegi,” kata Kuleba saat melakukan pertemuan di Spanyol.

Pada awal pekan ini, otoritas militer Ukraina mengatakan telah merebut Desa Robotyne di wilayah Zaporizhzhia. Sementara, Rusia diyakini telah membangun sistem parit dan terowongan penuh ladang ranjau di beberapa wilayah barisan terdepan. Rusia pun mengklaim telah mengambil alih titik strategis di dekat kota Kupiansk, sisi timur laut Ukraina. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.