Rabu, 28 Februari 2024

Hadapi Ekspansi NATO, Rusia Perkuat Pertahanan Militer

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Rusia akan memperkuat pertahanannya di wilayah sepanjang 1.300 km yang berbatasan langsung dengan Finlandia, setelah negara nordik tersebut resmi bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Hal itu dikatakan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Grushko pada Selasa (4/4). Finlandia telah membatalkan kebijakan non-blok militer dan mengajukan keanggotaan NATO sejak Mei 2022, beberapa bulan setelah Rusia menginvasi Ukraina.

Baca Juga: Korsel, AS dan Jepang Gelar Latihan Anti-Kapal Selam

“Rusia akan memperkuat kapasitas militernya di wilayah barat dan barat lautnya sebagai tanggapan atas kemungkinan bergabungnya Finlandia ke NATO pada hari Selasa. Jika pasukan dan aset NATO lainnya dikerahkan di Finlandia, kami akan mengambil langkah tambahan untuk memastikan keamanan militer Rusia secara andal,” ujarnya melansir RIA.ru, laman media Pemerintah Rusia.

Sejak awal, Rusia menentang keputusan Finlandia yang memilih bersekutu dengan Barat. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pun telah menyarankan Rusia untuk mempertimbangkan langkah-langkah militer untuk menghadapi ancaman ekspansi NATO pada tahun lalu.

Baca Juga: Stoltenberg: Finlandia Resmi Menjadi Anggota NATO ke-31

Sementara itu, Presiden Rusia Valdimir Putin pada Mei 2022 mengatakan bahwa negaranya tidak terancam atas perluasan NATO. Namun, ia juga memberi peringatan bahwa Rusia akan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk mempertahankan wilayahnya.

“Mengenai ekspansi, Rusia tidak memiliki masalah dengan negara-negara ini. Jadi dalam hal ini tidak ada ancaman langsung ke Rusia dari perluasan NATO. Tapi perluasan infrastruktur militer ke wilayah ini pasti akan memancing tanggapan kami. Apa (tanggapan) itu, kita akan lihat ancaman apa akan dihadapi,” ujarnya melansir Reuters, Selasa (4/4). (bp)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER