Kamis, 30 Mei 2024

Panglima TNI: Kita di Indonesia Tak Menganut Tentara Bayaran

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memastikan isu terkait prajurit TNI yang menjadi tentara bayaran di Ukraina tidak benar. Hal ini dikatakannya usai mengikuti rapat RDP dengan Komisi I, Kamis, (21/3).

“Saya sudah cek ke atase pertahanan di sana, tidak ada data tersebut. Kita kan di Indonesia tidak menganut tentara bayaran,” kata Panglima TNI.

Baca Juga: Panglima TNI Beberkan 15 Provinsi Rawan Konflik Pilkada 2024

Menurut Panglima di Indonesia menganut sistem rekruitmen dengan sukarela atau wajib militer.

“Karena kita tentara sukarela atau mileter wajib yang direkrut melalui perekrutan yang ada di wilayah-wilayah, tamtama, bintara, perwira, ada akmil, dan seperti yang saya sampaikan tadi militer wajib,” tegas Panglima TNI.

Baca Juga: Panglima: TNI AL Siapkan Kapal LPD hingga LST untuk Mudik Lebaran 2024

Sebelumnya, sepuluh warga negara Indonesia (WNI) disebut menjadi tentara bayaran Ukraina dalam perang melawan Rusia, berdasarkan data yang diungkap Kedutaan Besar Rusia di Indonesia. 

Data tersebut bersumber dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Rusia yang menyebutkan 13.387 tentara asing sudah memasuki Ukraina sejak 24 Februari 2022. (rr)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER