Senin, 15 April 2024

Korsel Berencana Tambah Bantuan Militer ke Ukraina

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol mempertimbangkan untuk menambah bantuan ke Ukraina, termasuk mengirim perlengkapan militer tidak mematikan atau non-lethal. Menurutnya, Korsel akan berkoordinasi erat dengan NATO dan mitra internasional lainnya untuk secara aktif mendukung rakyat Ukraina.

Dilansir dari The Korea Times, Jumat (19/5), Rencana itu ia ungkapkan setelah menerima kunjungan Ibu Negara Ukraina Olema Zelenska di Seoul pada Selasa lalu.

Baca Juga: Pertama Kali, Satelit Pengintai Militer Korut Segera Diluncurkan

Menurut juru bicara kepresidenan Korsel Lee Do-Woon, Zelenska tidak meminta bantuan militer mematikan selama pertemuan tersebut.

“Sebaliknya, ibu negara Ukraina mengungkapkan pemahamannya tentang kesulitan yang dihadapi Korea Selatan dalam menyediakan senjata,” tambah pejabat itu.

Sebelumnya, Korsel hanya memberikan bantuan kemanusiaan dan ekonomi. Namun, Yoon terlihat merubah haluannya dan memperluas bantuan baru ke Ukraina, seperti mengirim pendeteksi ranjau dan ambulans.

Baca Juga: Ukraina Klaim Pasukannya Berhasil Maju Secara Signifikan di Bakhmut

Yoon juga mengecam invasi Rusia ke Ukraina dan menilai bahwa sulit bagi Korsel untuk hanya mengandalkan bantuan kemanusiaan atau keuangan semata. Menurutnya, situasi di Ukraina tidak dapat dibiarkan.

“Disana situasinya tidak dapat dimaafkan oleh komunitas internasional, seperti skala serangan terhadap warga sipil atau pelanggaran serius atas hukum perang.” (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan KSAU

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan bendera panji Swa Bhuwana Paksa kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER