Senin, 4 Maret 2024

Van Der Wijck, Benteng Pertahanan Belanda Pernah Jadi Lokasi Pelatihan Tentara PETA

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Jawa Tengah di masa silam pernah menjadi pusat pemerintahan hingga perdagangan. Masa-masa yang sebagian besar terjadi di era kerajaan hingga kolonial itu membuat sejumlah wilayah memiliki bangunan bersejarah yang kokoh berdiri hingga saat ini.

Salah satu peninggalan tersebut adalah Benteng Van Der Wijck. Bangunan tua itu terletak di Gombong, sekitar 19 kilometer dari pusat kota Kebumen.

Melansir laman resmi pemerintah Kabupaten Kebumen, kebumenkab.go.id, Minggu (11/6), bangunan tersebut merupakan peninggalan penjajah Belanda. Benteng Van Der Wijck memiliki sejumlah keunikan yang membuatnya menjadi magnet bagi siapa pun yang berkunjung.

Baca Juga: USS Sumner Mannert L. Abele, Kapal Perang AS Era Perang Dunia II Ditemukan di Okinawa

Dengan gaya bangunan khas eropa, semua bangunan Benteng Van Der Wijck terbuat dari batu bata. Ia menjadi sangat unik lantaran memiliki atap berbentuk segi delapan di mana susunan batu batanya dibuat menyerupai bukit-bukit kecil. Desain tersebut dinilai sangat ideal sebagai pertahanan sekaligus pengintaian.

Benteng Van Der Wijck diperkirakan telah berusia ratusan tahun lantaran didirikan masa perang Pangeran Diponegoro, antara 1825-1830. Perkiraan ini berkaitan dengan adanya petilasan Kiai Giyombong atau Kiai Gajah Guling yang merupakan tokoh pendukung Pangeran Diponegoro di daerah Begalen, Kedu Selatan.

Bangunan yang tetap kokoh berdiri di tahun-tahun setelahnya membuat Benteng Van Der Wijck sempat dialihfungsikan. Pada masa penjajahan Jepang, kompleks benteng itu dijadikan tempat pelatihan tentara Pembela Tanah Air (PETA).

Baca Juga: Herman Johannes Si Peracik Bom Indonesia Semasa Agresi Militer Belanda I dan II

Pada pertengahan 1947, Belanda kembali menguasai Gombong melalui Agresi Militer. Kala itu, komplek Benteng Van Der Wijck dijadikan markas pertahanan terdepan menghadapi kekuatan RI.

Hingga pada 2000, jauh setelah Belanda meninggalkan Indonesia, komplek bangunan tua ini disulap oleh TNI Angkatan Darat menjadi destinasi wisata. Dengan kolaborasi bersama pihak swasta, Benteng Van Der Wijck kini dilengkapi beragam fasilitas seperti permainan anak, gedung pertemuan hingga hotel wisata dengan tetap mempertahankan arsitektur asli bangunan. (un)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER