Senin, 15 April 2024

Ukraina Klaim Tembak 58 Drone Rusia dengan Sistem Pertahanan Udara dari AS

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Ukraina menyebutkan bahwa Rusia semakin meningkatkan serangan udara yang menargetkan Ibu Kota Kyiv dan beberapa kota di wilayah timur. Mereka pun mengklaim berhasil menembak jatuh 58 drone Shaheed buatan Iran dalam semalam menggunakan sistem pertahanan udara yang dipasok dari Amerika Serikat (AS) dan sekutu.

Dilansir dari CBS, Selasa (30/5), upaya Ukraina memukul mundur Rusia nyatanya tidaklah mudah. Dalam berbagai video yang beredar, banyak bangunan yang terbakar akibat puing-puing drone yang berjatuhan tanpa arah.

Baca Juga: Hadapi Korut, Jepang Siagakan Sistem Pertahanan Patriot Missile PAC-3 dan Standard Missile-3

Berulang kali Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan bahwa mereka akan terus menekan Moskow dan mempertahankan haknya sebagai negara merdeka. Angkatan Bersenjata pun mengaku sistem pertahanan udara yang dipasok dari AS dan sekutu telah sangat berguna di medan tempur.

Oleksandr Ruvin, kepala penyelidik forensik Kiev, menunjukkan puing-puing dari rudal hipersonik “Kinzhal” yang diklaim Kremlin tidak dapat dihentikan karena kecepatannya mencapai Mach 10 dan memiliki sistem anti radar.

Baca Juga: Tentara dan Milisi Sudan Perpanjang Gencatan Senjata

“Berkat mitra Amerika kami, kami benar-benar dapat menyentuh rudal ini,” kata Ruvin.

Namun, Ukraina mengaku masih membutuhkan sistem pertahanan udara yang lebih canggih. Sebab, Rusia disebut akan terus meningkatkan serangannya menggunakan rudal dengan kemampuan yang lebih kuat dan sulit dihentikan. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan KSAU

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan bendera panji Swa Bhuwana Paksa kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER