Minggu, 14 April 2024

TNI Akan Bentuk Koops Habema untuk Tangani Konflik di Papua

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menerapkan strategi smart power untuk menangani konflik di Papua, yakni dengan membentuk Komando Operasi (Koops) Harus Berhasil Maksimal (Habema).

Agus menjelaskan, Koops Habema tersebut merupakan impelementasi dari gabungan soft power, hard power dan diplomasi militer.

“Implementasi strategi itu adalah pembentukan komando operasi Habema,” kata Agus dalam rapim TNI-Polri 2024 di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (28/2).

Baca Juga: Panglima TNI: Tahun 2024 TNI Gelar 41 Jenis Operasi Dalam Negeri Melibatkan 31.447 Prajurit

Nantinya, lanjut Agus, pembentukan Koops Habema mampu mengintegrasikan pola operasi TNI dan Polri, sehingga penanganan konflik di Papua lebih efektif.

Selain itu, Agus juga menyampaikan TNI telah meningkatkan kemampuan individu dan satuan melalui siklus latihan sistem blok secara terpusat di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Kopassus.

Baca Juga: Panglima TNI: Ada 2 Batalyon Baru yang Akan Dibangun di IKN

“Program ini khususnya diselenggarakan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penanganan konflik di Papua,” jelasnya.

Rapim TNI-Polri 2024 ini diikuti 362 peserta dari pejabat TNI-Polri dan perwakilan MPR-DPR RI. Hadir pula Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo. (at)

BERITA TERBARU

INFRAME

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan KSAU

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan bendera panji Swa Bhuwana Paksa kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER