Selasa, 28 Mei 2024

Teruji di Ukraina, Australia akan Beli HIMARS

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Australia mengumumkan akan meningkatkan kemampuan pertahanannya dengan sistem roket artileri mobilitas tinggi atau HIMARS. Sistem pertahanan udara ini telah digunakan secara efektif oleh Ukraina menghadapi Rusia di medan perang yang menginvasi sejak Februari tahun lalu.

Dilansir dari Defence.gov.au, Jumat (6/1), Menteri Industri Pertahanan Australia Pat Conroy menyatakan bahwa HIMARS akan mampu menangkal serangan terhadap negaranya. Hal ini dinilai dari penggunaan secara masif dan teruji di Ukraina yang membuat pemerintah bertindak cepat memesan sistem tersebut, mengingat adanya permintaan global yang meningkat untuk HIMARS.

“Efektivitas sistem HIMARS dalam konflik Ukraina mempengaruhi keputusan pemerintah. Peluncur HIMARS telah berhasil dikerahkan oleh militer Ukraina selama beberapa bulan terakhir dan merupakan kemampuan baru yang substansial untuk Angkatan Darat Australia,” ujar Conroy.

Ukraina telah menggunakan HIMARS yang terbukti mampu mencapai target jarak jauh, termasuk serangan baru-baru ini terhadap barak sementara yang menewaskan sekitar 89 tentara Rusia. Selain itu, sistem HIMARS juga diklaim oleh Amerika Serikat sebagai sistem pertahanan udara paling canggih saat ini.

Dalam pernyataannya, Conroy menjelaskan bahwa akuisisi sistem pertahanan ini mencapai $700 juta, termasuk beberapa persenjataan lain yang dikontrak secara terpisah yaitu rudal anti kapal asal Norwegia. Nantinya, rudal itu akan melengkapi kapal perusak Australia dan menggantikan rudal anti kapal Harpoon yang menua pada tahun 2024.

Baca: Prancis akan Kirim Tank AMX-10 ke Ukraina

Sementara itu, HIMARS akan siap digunakan pasukan Australia pada tahun 2026. Menurut Conroy, sistem yang saat ini memiliki jangkauan 300 kilometer, diperkirakan akan meningkat dengan adanya perkembangan dan kemajuan teknologi. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER