TNI memiliki tugas pokok yang terbagi atas operasi militer untuk perang (OMP) dan operasi militer selain perang (OMSP). Dalam konteks OMSP, pengerahan kekuatan TNI adalah untuk melaksanakan tugas-tugas nontempur, seperti tugas-tugas kemanusiaan, penanggulangan akibat bencana dan untuk kepentingan nasional lainnya.
Prajurit KRI Banjarmasin-592 menggelar latihan Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS) untuk mendukung kegiatan Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) Angkatan Laut, Jakarta, Minggu (21/4).
TNI Angkatan Udara (TNI AU) akan menghentikan operasional Helikopter SA-330 Puma usai alat utama sistem persenjataan (alutsista) tersebut digunakan selama 45 tahun.
Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak melaksanakan courtesy call bersama Singapore Army 3rd Division Commander yang dipimpin oleh Pangdiv 3 Angkatan Darat Singapura Brigadir Jenderal Cai Dexian di Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (1/9).
Pengerahan unsur kekuatan TNI Angkatan Udara (TNI AU) tidak hanya terbatas pada operasi militer perang (OMP). Dalam sejumlah kondisi tertentu, pemerintah membutuhkan kekuatan TNI AU untuk operasi militer selain perang (OMSP), mulai dari penanggulangan bencana di tanah air hingga evakuasi WNI yang berada di luar negeri.
TNI Angkatan Udara (TNI AU) menggelar latihan Operasi Informasi tahun 2023 dengan mengusung tema “Satgas informasi melaksanakan operasi informasi pada OMP dan OMSP di mandala operasi Perairan Natuna Utara, Perairan Selatan Selat Bali dan wilayah Papua dalam rangka mendukung tugas Kogasudgab”.