Minggu, 26 Mei 2024

Pushidrosal dan Delegasi HSWG Bicarakan Soal Publikasi Standar Survei Hidrografi

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Pusat Hidro-oseanografi TNI AL (Pushidrosal) bersama sejumlah delegasi negara peserta Hydrographic Surveys Working Group (HSWG) ke-5 membahas publikasi S-44 (standar survei hidrografi) dan C-13 (manual tentang hidrografi) di Lombok, NTB, Selasa (3/10).

Dikutip dari keterangan Pen Pushidrosal, pada pertemuan kedua ini para delegasi membicarakan sasaran update publikasi S-44 dan C-13. Dalam pembahasan tersebut tetap diperlukannya feature detection pada S-44.

Baca Juga: Jelang HUT Ke-78 TNI, Ini Persiapan Pasukan Korps Marinir

Selain itu, juga metode klasifikasi ordo menggunakan point max distance yang akan ditelaah lebih lanjut mengenai nilai praktis dan untuk pengusulan definisi yang lebih selaras dengan lembaga pengampu keahlian lainnya.

Kemudian, Asopssurta Danpushidrosal Laksamana Pertama TNI Dyan Primana Sobaruddin dan para delegasi lainnya menyampaikan penjelasan mengenai tahapan revisi publikasi C-13 sampai 2025.

Tak hanya itu, juga dipaparkan pembahasan pengaturan bab serta bagian pada publikasi C-13 agar lebih logis, lengkap, dan aplikatif.

Baca Juga: TNI AL Kembali Luncurkan Kapal Tunda, TD Gunung Ranai Ditempatkan di Koarmada I

HSWG ke-5 ini berlangsung selama empat hari, yakni 2-5 Oktober dan diikuti 18 peserta, antara lain Sekretaris International Hydrographic Organization (IHO), Sekretaris HSWG, Ketua dan Wakil Ketua HSWG, beberapa anggota IHO, kalangan industri hidrografi serta akademisi dari perwakilan Prancis, Inggris, Swedia, Brazil, Jerman, Finlandia, dan Indonesia.

Sedangkan delegasi Indonesia diwakili oleh Kadishidro Pushidrosal Kolonel Laut (P) Agus Triyana, Komandan KRI Rigel-933 Letkol Laut (P) Yohanis L Kalambo, dan Komandan KRI Pollux-935 Letkol Laut (P) Albert Mahendro Yudono. (at)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER