Kamis, 30 Mei 2024

Militan Houthi Peringatkan Kapal di Laut Merah untuk Tidak Berlayar ke Israel

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Ketua komite kelompok militan Houthi di Yaman, Mohamed Ali al-Houthi memperingatkan kapal-kapal kargo di Laut Merah untuk tidak melakukan pelayaran menuju Israel, usai mengklaim telah melakukan serangan udara terhadap sebuah kapal tanker komersial pada beberapa waktu lalu.

Dilansir dari The Guardian, Rabu (13/12), ia menyebut Israel sebagai wilayah “Palestina yang diduduki”. Ia menegaskan bahwa kapal-kapal komersial harus menghindari perjalanan menuju Israel dan siapa pun yang melewati Yaman harus tetap menyalakan radio sekaligus menanggapi upaya komunikasi dari Houthi.

Baca Juga: Intelijen AS Sebut 315.000 Prajurit Rusia Jadi Korban Konflik di Ukraina

Selain itu, dia juga memperingatkan kapal kargo agar tidak “memalsukan identitas mereka” atau mengibarkan bendera yang berbeda dari negara pemilik kapal kargo. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan Houthi terhadap Palestina.

Houthi berupaya mengendalikan pesisir barat Yaman, termasuk pelabuhan seperti Hodeidah, untuk melancarkan serangan terhadap kapal yang mereka anggap sebagai kapal yang terkait dengan Israel.

Sebelumnya, Houthi telah menyerang kapal tanker komersil Strinda, yang berlayar untuk mengirim minyak mentah ke Israel dan mengabaikan peringatan dari Houthi.

Baca Juga: Majelis Umum PBB Bentuk Resolusi Desakan Gencatan Senjata di Gaza

Akibat serangan itu, Duncan Potts selaku mantan wakil laksamana Angkatan Laut Kerajaan Inggris menyebut Laut Merah bagian selatan masuk sebagai salah satu wilayah berisiko tinggi.

“Serangan-serangan ini berpotensi menjadi ancaman ekonomi strategis global dibandingkan sekadar ancaman geopolitik regional,” kata Potts. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER