Minggu, 26 Mei 2024

KSAL: Pentingnya Pembangunan Kapal Selam untuk Postur Kekuatan TNI AL

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, mengatakan pembangunan kekuatan kapal selam merupakan isu krusial untuk postur kekuatan TNI AL di masa depan.

Menurutnya, berdasarkan pertimbangan kondisi kekuatan kapal selam TNI AL saat ini, maka diperlukan upaya nyata yang komprehensif.

“Serta langkah-langkah tepat untuk mengembangkan kemampuan dan kekuatan kapal selam yang efektif,” kata Ali pada acara sarasehan nasional pembangunan kekuatan kapal selam, di Ujung Surabaya, Senin (12/6).

Baca Juga: September 2023, Indonesia dan Malaysia Akan Gelar Latma Linud Malindo

Ali juga menyampaikan, kapal selam adalah alutsista strategis armada angkatan laut suatu negara. Keunggulannya yang terletak pada aspek kerahasiaan dan daya hancur yang tinggi.

“Kapal selam sebagai pengganda kekuatan tempur yang signifikan sehingga memiliki strategic deterrence yang sangat tinggi,” ujar Ali.

Di samping itu, lanjut Ali, kapal selam juga representasi kemajuan teknologi militer, sehingga penguasaan teknologi kapal selam memiliki nilai penting bagi Indonesia.

TNI AL
(Foto: Dok. Dispenal)

“Meningkatkan harkat dan martabat bangsa di dunia Internasional dan menjadi langkah penting dalam pengembangan kemampuan, kemandirian sistem pertahanan negara,” jelasnya.

Baca Juga: 10 Kategori Penghargaan KASAD Award 2023

Kelanjutan pembangunan kapal selam Scorpene

PT PAL bekerja sama dengan perusahaan asal Prancis, Naval Group untuk rencana pembangunan kapal selam Scorpene.

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memastikan program pembangunan Scorpene berjalan terus dan perjanjian kerja sama antara Indonesia-Prancis untuk pembuatan dua kapal selam itu tidak berubah.

“Ya, ini berjalan terus. Ini program kita. Masih (dua kapal selam Scorpene), kita lihat,” ujar Prabowo di Kementerian Pertahanan (Kemhan), Kamis (11/5) lalu.

Sehari sebelumnya, pada acara “Industry Day” di Jakarta, Rabu (10/5), General Manager of Merchantship dan Submarine PT PAL Satriyo Bintoro mengatakan pembangunan Scorpene masih dalam tahap fase satu.

Baca Juga: Kodiklatal Jadi Tuan Rumah Gladi Posko Latihan Armada Jaya 2023

“Kami baru menyelesaikan fase 1. Artinya, masih 25 persen dari total sampai fase 4,” ujar Bintoro.

Bintoro juga mengungkapkan, satu produksi kapal selam Scorpene memiliki target 30 persen komponen dari perusahaan dalam negeri.

“Karena komponen lain yang berasal dari impor adalah komponen bernilai tinggi, seperti sistem umum, mesin, dan sebagainya,” ungkapnya. (at)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER