Selasa, 28 November 2023

KSAD Rotasi 7 Pangdam, Ini Nama-namanya

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman merotasi 7 jabatan Panglima Kodam (Pangdam) serta jabatan Irjenad dan Kadisjarahad.

Rotasi ini dilakukan dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Senin (21/8).

Jabatan yang diserahterimakan antara lain Irjenad dari Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon kepada Letjen TNI Alfret Denny D. Tuejeh, Pangdam I/BB, dari Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin kepada Mayjen TNI Mochammad Hasan, Pangdam II/Swj, dari Mayjen TNI Hilman Hadi kepada Mayjen TNI Yanuar Adil, Pangdam III/Slw, dari Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo kepada Mayjen TNI Erwin Djatniko, Pangdam IX/Udy dari Mayjen TNI Sonny Aprianto kepada Mayjen TNI Harfendi, Pangdam XIII/Mdk dari Letjen TNI Alfret Denny D. Tuejeh kepada Mayjen TNI Legowo W.R. Jatmiko, Pangdam XVI/Ptm dari Mayjen TNI Ruruh A. Setyawibawa kepada Mayjen TNI Syafrial, Pangdam XVIII/Ksr dari Mayjen TNI Gabriel Lema kepada Mayjen TNI Ilyas Alamsyah.

Baca Juga: KSAD Urai Makna Perwira di Hadapan Perwira Remaja

Selain itu diserahterimakan juga jabatan Aslat KSAD dari Mayjen TNI Tri Winarno kepada Mayjen TNI Dwi Darmadi, Aster KSAD dari Mayjen TNI Mochammad Hasan kepada Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, Gubernur Akmil dari Mayjen TNI Erwin Djatniko kepada Mayjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha, Danpussenkav dari Mayjen TNI Yanuar Adil kepada Mayjen TNI Muhammad Zamroni, Danpusintelad dari Brigjen TNI Yudha Medy Dharma Zafrul kepada Brigjen TNI R. Rudy Rachmat Nugraha dan Kadisjarahad dari Brigjen TNI R. L. Simandjuntak kepada Brigjen TNI Sidik.

KSAD menyampaikan bahwa alih tugas jabatan maupun pergantian pejabat merupakan bagian dari mekanisme pembinaan personel dalam rangka mewujudkan TNI Angkatan Darat yang profesional, modern, dan adaptif.

“Mekanisme ini dirancang sedemikian rupa agar prosesnya berjalan secara objektif dan selaras dengan kebijakan reformasi birokrasi TNI AD, yaitu membentuk organisasi yang efektif, transparan dan akuntabel, serta mendukung tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” tutur KSAD.

Baca Juga: Gelar Pertemuan, KSAU Indonesia dan Malaysia Bahas Upaya Peningkatan Kerja Sama Pertahanan TNI AU-RMAF

Lanjut KSAD pada tantangan di masa mendatang yang semakin kompleks dan dinamis, TNI Angkatan Darat juga harus terus bergerak maju mengikuti dan mengantisipasi perkembangan yang terkait tuntutan tugas dan profesionalisme. Untuk itu, TNI Angkatan Darat harus terus berbenah agar struktur dan posturnya lebih tanggap dalam mengantisipasi isu-isu strategis di lingkup nasional dan internasional.

Pada kesempatan tersebut, KSAD juga menegaskan bahwa, Tahun 2024 merupakan tahun ujian bagi komitmen netralitas TNI. Ia mengingatkan agar Netralitas dapat terus dijaga dan dipertahankan sebaik-baiknya, karena netralnya TNI dalam pesta demokrasi tersebut, menjadi salah satu indikator penting dari iklim demokrasi yang sehat.

“Mari kita saling mengingatkan untuk memegang teguh komitmen ini, dan menjauh dari upaya-upaya yang dapat menyeret kita pada kepentingan politik praktis,” kata KSAD. (rr)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER